| dc.contributor.author | Fauziyah, Diyah Ade | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-09T06:28:03Z | |
| dc.date.available | 2026-09-09T06:28:03Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uii.ac.id/123456789/66913 | |
| dc.description.abstract | Penelitian hukum ini mengkaji dan menganalisis penetapan tersangka terhadap
Delpedro Marhaen Rismansyah serta implikasi yuridis Putusan Praperadilan
Nomor 132/Pid.Pra/2025/PN Jkt.Sel. Permasalahan hukum utama dalam penelitian
ini adalah kesesuaian penetapan tersebut dengan prinsip due process of law. Hasil
penelitian menyimpulkan bahwa penetapan tersangka tersebut merupakan
pelanggaran nyata terhadap prinsip due process of law. Tindakan penyidik yang
menetapkan status tersangka tanpa didahului pemeriksaan pendahuluan telah
merampas hak asasi pemohon untuk didengar (audi et alteram partem). Dalih
pemeriksaan in absentia terbukti cacat secara hukum dan tidak berdasar, mengingat
pemohon secara faktual sangat mudah ditemukan dan ditangkap. Pelanggaran ini
diperparah oleh Putusan Praperadilan a quo yang justru melegitimasi kesewenang-
wenangan tersebut. Hakim telah melakukan kekeliruan fatal melalui pertimbangan
yang tidak sejalan dengan esensi due process of law, karena hanya sebatas menilai
pemenuhan administratif dua alat bukti, serta mengabaikan sepenuhnya kewajiban
perlindungan hak prosedural yang diamanatkan oleh Putusan Mahkamah Konstitusi
Nomor 21/PUU-XII/2014. Sikap yudisial ini mengerdilkan fungsi praperadilan dari
instrumen pelindung hak asasi manusia menjadi sekadar stempel legitimasi bagi
prosedur penyidikan yang cacat. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan
perlunya rekonstruksi standar pengujian praperadilan yang mewajibkan hakim
untuk menguji aspek keadilan prosedural secara ketat demi menegakkan keadilan
substantif. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | penetapan tersangka; due process of law; praperadilan; keadilan prosedural; hak asasi manusia | en_US |
| dc.title | Penetapan Tersangka Delpedro Marhaen dalam Perspektif Due Process of Law (Studi Kasus Putusan Praperadilan Nomor 132/Pid.Pra/2025/PN Jkt.Sel) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 22410105 | |