| dc.contributor.author | Nareswari, Annisa Rani Kusuma | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-05T06:29:49Z | |
| dc.date.available | 2026-09-05T06:29:49Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uii.ac.id/123456789/66754 | |
| dc.description.abstract | Tanah Kas Desa (TKD) di Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki karakteristik hukum
yang khas karena sebagian besar berasal dari Sultan Ground dan Pakualaman Ground yang
secara historis merupakan milik Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten
Pakualaman. Penelitian ini mengkaji pertimbangan hukum hakim mengenai status hukum
tanah kas desa dalam putusan tindak pidana korupsi serta menganalisis apakah penyewaan
tanah kas kalurahan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Gubernur DIY Nomor
24 Tahun 2024 dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana korupsi berdasarkan Pasal 3
UU Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 604 UU Nomor 1 Tahun
2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif empiris dengan
pendekatan perundang-undangan, kasus, sosiologis, dan komparisi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa hakim mempertimbangkan TKD sebagai tanah berkarakter khusus
yang terkait keistimewaan DIY dan pemanfaatannya wajib memenuhi ketentuan
administratif. Penyalahgunaan TKD dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana korupsi
apabila terpenuhi unsur penyalahgunaan kewenangan, keuntungan melawan hukum, dan
kerugian keuangan negara, namun masih diperlukan harmonisasi antara hukum
keistimewaan DIY, hukum desa, dan hukum tindak pidana korupsi. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Daerah Istimewa Yogyakarta, mekanisme penyewaan, tanah kas desa, tindak pidana korupsi | en_US |
| dc.title | Tinjauan Hukum terhadap Status dan Penyalahgunaan Tanah Kas Desa melalui Mekanisme Penyewaan di Daerah Istimewa Yogyakarta | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 22410012 | |