• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    TANGGUNG JAWAB PENGEMBANG (DEVELOPER) DALAM PENJUALAN SATUAN UNIT APARTEMEN MEIKARTA SECARA PRE PROJECT SELLING

    Thumbnail
    View/Open
    Cover Skripsi.pdf new.pdf (1.758Mb)
    Date
    2018-04-12
    Author
    Vinna Khairunnisa, 14410617
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pada tahun 2017, pengembang (developer) apartemen Meikarta yang terletak di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi telah memasarkan satuan unit rumah susun dalam bentuk apartemen secara Pre Project Selling. Dengan adanya latar belakang tersebut maka penulis menarik dua rumusan masalah, yaitu mengenai keabsahan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) dalam penjualan satuan unit apartemen Meikarta secara Pre Project Selling dan tanggung jawab pengembang (developer) dalam penjualan satuan unit apartemen Meikarta secara Pre Project Selling. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode penelitian normatif. Data penelitian dikumpulkan dengan cara studi kepustakaan melalui metode pendeketan terhadap undang-undang yang berkaitan dengan studi ini yaitu Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun. Hasil studi ini menunjukkan bahwa Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) satuan unit apartemen Meikarta yang melibatkan para pihak antara pengembang (developer) dan pembeli adalah tidak sah dan batal demi hukum karena terdapat persyaratan yang belum terpenuhi yaitu suatu hal tertentu dan kausa yang halal sebagaimana persyaratan tersebut ditentukan dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata serta pihak pengembang (developer) dapat dimintai pertanggungjawaban atas Perbuatan Melawan Hukum (PMH) oleh pembeli sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata mengingat segala aspek legalitas (perizinan) yang ditentukan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun, pengembang (developer) sebelum membangun apartemen Meikarta seperti Izin Analisis Dampak Lingkungan dan Izin Mendirikan Bangunan belum dipenuhi oleh pihak pengembang (developer) apartemen Meikarta.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/6663
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV