| dc.description.abstract | Kegiatan Daily Pilotage di PT XYZ merupakan tulang punggung pencatatan
transaksi jasa pemanduan kapal yang secara langsung memengaruhi proses
pengendalian pendapatan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi, menganalisis, serta mengevaluasi risiko operasional dalam
kegiatan dengan berpedoman pada standar internasional ISO 31000:2018 sebagai
landasan kerangka analisis. Data berasal dari 1.762 transaksi Surat Perintah Kerja
(SPK) yang tercatat dalam sistem Phinnisi selama periode September hingga
November 2025, dan diolah melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Proses
penghimpunan data dalam penelitian ini bertumpu pada empat cara utama, yaitu
observasi langsung, wawancara mendalam, dokumentasi dan studi pustaka.
Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan. Dari hasil penelitian, teridentifikasi
tiga risiko operasional utama, yaitu keterlambatan verifikasi transaksi (skor 25-
Sangat Tinggi), ketidakseimbangan dokumen SPOG dan SPB (skor 15-Tinggi),
serta ketergantungan terhadap armada kapal tunda (skor 12-Tinggi). Risiko
keterlambatan verifikasi menjadi prioritas utama karena kasus belum verifikasi
melonjak dalam tiga bulan, dengan 79,1% kasus terkonsentrasi pada satu agen
kapal, sehingga nota tidak dapat diterbitkan dan pengakuan pendapatan terhambat
sebagaimana diatur dalam PSAK 72. Penelitian ini merekomendasikan penetapan
batas waktu verifikasi, penguatan monitoring transaksi, rekonsiliasi SPOG-SPB
berkala, serta perawatan preventif armada kapal tunda sebagai langkah mitigasi
yang terstruktur. | en_US |