| dc.description.abstract | Penelitian ini mengeksplorasi implementasi digitalisasi workflow pada Divisi
Human Resources (HR) dan General Affairs (GA) dalam mendukung efisiensi
operasional di PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Transformasi digital yang
berkembang di era industri 4.0 mendorong perusahaan untuk mengoptimalkan
proses kerja berbasis teknologi agar tercipta efektivitas, ketepatan waktu, dan
transparansi dalam kegiatan operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi,
serta analisis dokumen internal perusahaan, dengan melibatkan enam informan
kunci dari manajemen dan staf operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
implementasi digitalisasi workflow di Divisi HR dan GA terwujud dalam tiga aspek
utama: pertama, digitalisasi proses rekrutmen, pengembangan, administrasi, dan
evaluasi kinerja karyawan sehingga proses pengelolaan sumber daya manusia
menjadi lebih efektif dan terdokumentasi secara terintegrasi; kedua, penerapan
sistem penggajian dan tunjangan secara digital yang meningkatkan akurasi
perhitungan, mempercepat proses administrasi, serta meminimalkan kesalahan
dalam pengelolaan data kompensasi; dan ketiga, penggunaan sistem material issue
slip untuk pencatatan digital pengeluaran barang dari gudang secara real-time.
Penerapan digitalisasi pada ketiga aspek tersebut terbukti mampu mempercepat
proses kerja, mengurangi potensi kesalahan manual, serta meningkatkan koordinasi
lintas divisi. Namun, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan literasi digital
sumber daya manusia, kebutuhan pelatihan berkelanjutan, serta penguatan
keamanan data internal. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam
pengembangan strategi transformasi digital berkelanjutan serta menjadi referensi
bagi perusahaan industri dalam meningkatkan efisiensi operasional melalui sistem
kerja terintegrasi berbasis teknologi. Meskipun demikian, penelitian ini masih
memiliki keterbatasan karena hanya berfokus pada implementasi digitalisasi
workflow di Divisi Human Resources (HR) dan General Affairs (GA) pada satu
perusahaan dengan pendekatan kualitatif, sehingga hasil penelitian belum dapat
digeneralisasikan pada seluruh divisi maupun perusahaan lain. Oleh karena itu,
penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan objek penelitian serta
mengombinasikan pendekatan kualitatif dan kuantitatif agar diperoleh hasil yang
lebih komprehensif mengenai dampak implementasi digital workflow terhadap
efisiensi operasional perusahaan. | en_US |