Strategi Komunikasi Takmir dalam Pemberdayaan Jamaah Masjid Agung Syuhada Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran masjid tidak hanya sebagai tempat
ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan jamaah yang mampu meningkatkan partisipasi
dan keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Dalam
pelaksanaannya, pemberdayaan jamaah memerlukan strategi komunikasi yang efektif agar
program-program yang dirancang oleh takmir dapat diterima, dipahami, dan diikuti secara aktif
oleh jamaah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan
oleh Takmir Masjid Agung Syuhada Yogyakarta dalam pemberdayaan jamaah serta
mendeskripsikan faktor-faktor yang berkontribusi dalam praktik komunikasi pemberdayaan
tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data
diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan
pengurus takmir, pengelola program, dan jamaah Masjid Agung Syuhada Yogyakarta. Analisis
data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi takmir dilaksanakan melalui komunikasi
interpersonal, komunikasi kelompok, pemanfaatan media digital, serta pelibatan jamaah dalam
berbagai program pemberdayaan. Strategi tersebut mendorong meningkatnya partisipasi jamaah
dalam kegiatan masjid dan memperkuat hubungan antara takmir dengan jamaah. Selain itu,
faktor-faktor yang berkontribusi dalam praktik komunikasi pemberdayaan meliputi kredibilitas
komunikator, keberagaman media komunikasi, dukungan organisasi, serta tingginya partisipasi
jamaah dalam setiap program yang dijalankan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa
strategi komunikasi yang partisipatif dan adaptif berperan penting dalam mendukung
keberhasilan pemberdayaan jamaah di Masjid Agung Syuhada Yogyakarta.
Collections
- Communication [1517]
