Show simple item record

dc.contributor.authorHidayat, Choirunnisa Nurulia Lis
dc.date.accessioned2026-08-07T08:44:28Z
dc.date.available2026-08-07T08:44:28Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/65772
dc.description.abstractDalam dunia pembelajaran, proses transfer pengetahuan tidak hanya berlangsung melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui interaksi dalam komunitas nonformal. Salah satu bentuk komunitas tersebut adalah komunitas musik, khususnya marching band, yang menjadi ruang belajar kolaboratif. Aktivitas dalam marching band menuntut penguasaan teknik bermain sekaligus koordinasi dalam ritme dan formasi, sehingga membutuhkan komunikasi dengan praktik peer tutoring yang intensif, terutama pada divisi brass yang memiliki kompleksitas teknik dan ketergantungan antaranggota dalam menghasilkan harmoni. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang digunakan oleh tutor sebaya dalam praktik peer tutoring di komunitas Muni sebagai brass ensemble band di Yogyakarta. peer tutoring dipahami sebagai proses pembelajaran antaranggota yang memiliki kedudukan setara, di mana anggota yang lebih berpengalaman membimbing anggota lain dalam mengembangkan keterampilanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang digunakan tutor bersifat adaptif dengan memperhatikan kondisi psikologis (mental) anggota, seperti tingkat kepercayaan diri, kesiapan belajar, dan respon terhadap tekanan latihan, serta dibangun melalui relasi yang dekat dan suportif. Tutor menyesuaikan gaya komunikasi secara fleksibel melalui pendekatan personal, demonstrasi teknik, serta pemberian umpan balik yang konstruktif agar materi dapat diterima secara efektif sesuai kebutuhan masing-masing anggota. Selain itu, peer tutoring dalam komunitas Muni terbukti mampu menciptakan proses pembelajaran yang kolaboratif, non-hierarkis, dan partisipatif, di mana interaksi tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga ruang berbagi pengalaman, saling mengoreksi, serta membangun kepercayaan antaranggota, sehingga meningkatkan keterlibatan aktif, mempercepat pemahaman teknik musik, dan memperkuat dinamika kelompok secara harmonis.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectStrategi Komunikasien_US
dc.subjectPeer Tutoringen_US
dc.subjectKomunitas Musiken_US
dc.subjectMuni Brass Ensemble Banden_US
dc.subjectPembelajaran Nonformalen_US
dc.titleStrategi Komunikasi Tutor Sebaya dalam Peer Tutoring di Muni Brass Ensemble Band Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22321145


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record