| dc.description.abstract | Fenomena oversharing merupakan tindakan membagikan informasi pribadi secara berlebihan
di ruang publik digital, yang dapat menimbulkan berbagai dampak sosial dan risiko terhadap
privasi individu. Dalam konteks media digital, podcast menjadi salah satu platform yang
memungkinkan individu untuk mengungkapkan pengalaman personal secara terbuka kepada
khalayak luas. Hal ini berpotensi memunculkan berbagai respons dari audiens, baik berupa
dukungan maupun penilaian negatif, yang pada akhirnya dapat memengaruhi konsekuensi
sosial serta memicu krisis privasi digital. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui serta menjelaskan pengaruh oversharing dalam podcast Sleepover
Rachel Vennya terhadap konsekuensi sosial dan krisis privasi digital. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan jumlah sampel sebanyak 100
responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling
dengan metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan meliputi uji
validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, analisis regresi linear sederhana,
koefisien determinasi, serta uji hipotesis (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat
pengaruh positif antara oversharing terhadap konsekuensi sosial dan krisis privasi digital. Hal
ini dibuktikan melalui hasil uji regresi yang menunjukkan koefisien positif, di mana setiap
peningkatan oversharing akan diikuti dengan peningkatan konsekuensi sosial dan krisis privasi
digital. Berdasarkan uji koefisien determinasi, diperoleh bahwa pengaruh oversharing terhadap
konsekuensi sosial sebesar 35,8%, sedangkan terhadap krisis privasi digital sebesar 28,6%.
Berdasarkan uji hipotesis (uji t), diperoleh nilai t hitung sebesar 7,826 untuk konsekuensi sosial
dan 6,270 untuk krisis privasi digital, yang keduanya lebih besar dari t tabel (1,984), sehingga
hipotesis dalam penelitian ini dinyatakan diterima. | en_US |