| dc.description.abstract | Kecelakaan lalu lintas masih menjadi permasalahan serius yang berdampak
pada keselamatan jiwa dan memerlukan penanganan yang cepat dan tepat,
khususnya pada tahap evakuasi korban. Pada periode puncak lalu lintas, tingginya
volume kendaraan berpotensi memperlambat waktu tempuh ambulans menuju
fasilitas kesehatan, sehingga meningkatkan risiko fatalitas korban kecelakaan. Oleh
karena itu, diperlukan analisis daerah rawan kecelakaan yang dikombinasikan
dengan penentuan rute evakuasi yang efisien dengan mempertimbangkan kondisi
lalu lintas pada periode puncak. Penelitian ini direncanakan untuk menganalisis
daerah rawan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sleman serta menentukan rute
evakuasi korban menuju rumah sakit. Identifikasi daerah rawan kecelakaan
dilakukan menggunakan metode Angka Ekivalen Kecelakaan (AEK) dan Upper
Control Limit (UCL) untuk mengklasifikasikan segmen jalan berdasarkan tingkat
risiko kecelakaan. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai UCL sebesar 558,72
dan sebanyak 11 ruas jalan teridentifikasi sebagai daerah rawan kecelakaan karena
memiliki nilai AEK yang melebihi batas tersebut. Penentuan rute evakuasi
dilakukan menggunakan algoritma Dijkstra dengan pembobotan waktu tempuh
yang diperoleh dari Google Maps API. Hasil implementasi menunjukkan bahwa
sistem mampu menghasilkan rute evakuasi tercepat dari lokasi kecelakaan menuju
rumah sakit terdekat dengan waktu tempuh sebesar 5 menit, serta menyediakan rute
alternatif dengan waktu tempuh 6 menit. Selain itu, sistem mampu menampilkan
visualisasi peta daerah rawan kecelakaan dan rute evakuasi secara interaktif.Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi metode AEK, UCL, dan algoritma
Dijkstra berbasis data Google Maps API efektif dalam mengidentifikasi daerah
rawan kecelakaan serta menentukan rute evakuasi yang optimal guna mendukung
pengambilan keputusan dalam penanganan kecelakaan lalu lintas. | en_US |