Analisis Sengketa Pajak Pertambahan Nilai Atas Koreksi Kredit Pajak Masukan Akibat Tidak Dapat Ditunjukkannya Faktur Pajak Sebagai Bukti Pendukung (Studi Kasus PT Sandalita Nusantara Masa Pajak Januari 2022)
Abstract
Pengkreditan Pajak Masukan dalam mekanisme Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
merupakan hak Wajib Pajak yang pelaksanaannya harus memenuhi persyaratan
formal dan material sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Dalam
praktiknya, masih terdapat sengketa yang timbul akibat tidak terpenuhinya
persyaratan formal meskipun transaksi yang dilakukan memiliki substansi ekonomi
dan didukung oleh bukti pendukung lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis dasar pertimbangan fiskus dalam melakukan koreksi atas
pengkreditan Pajak Masukan, menganalisis kedudukan bukti selain faktur pajak
dalam mempertahankan pengkreditan Pajak Masukan, serta menilai kesesuaian
tindakan koreksi fiskus dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi
kasus pada sengketa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) PT Sandalita Nusantara Masa
Pajak Januari 2022. Data diperoleh melalui dokumentasi dan wawancara, kemudian
dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa koreksi Pajak Masukan dilakukan karena Wajib Pajak tidak dapat
menunjukkan faktur pajak sebagai syarat formal pengkreditan Pajak Masukan.
Meskipun transaksi yang disengketakan terbukti berkaitan dengan kegiatan usaha
dan didukung oleh bukti uji arus kas, bukti tersebut tidak dapat menggantikan
fungsi faktur pajak sebagai syarat formal pengkreditan Pajak Masukan. Oleh karena
itu, pengkreditan Pajak Masukan tidak dapat dipertahankan hanya berdasarkan
terpenuhinya aspek material tanpa disertai pemenuhan aspek formal. Dengan
demikian, tindakan koreksi yang dilakukan fiskus telah sesuai dengan ketentuan
perpajakan yang berlaku.
Collections
- Tax Accounting [81]
Related items
Showing items related by title, author, creator and subject.
-
Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Pengetahuan Pajak, Sanksi Pajak, Kualitas Pelayanan Wajib Pajak, Kondisi Keuangan Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Kasus pada Wajib Pajak Kendaraan Bermotor di DIY)
Pratista, Febbrika Lausika (Universitas Islam Indonesia, 2024)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran wajib pajak, pengetahuan wajib pajak, sanksi pajak, kualitas pelayanan, dan kondisi keuangan wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi ... -
Pengaruh Kesadaran Pajak, Pengetahuan Pajak, Kualitas Pelayanan Pajak Dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Badan (Studi pada Wajib Pajak Badan yang Terdaftar di KPP Kota Yogyakarta)
Muhammad Mukhtar Fauzy, 13312031 (Universitas Islam Indonesia, 2017-05-19)The purpose of this study to analyze influence of taxpayer awareness, tax knowledge, quality of services and tax penalties on corporate taxpayers compliance in Yogyakarta. The samples used in this study were ... -
PENGARUH SOSIALISASI PAJAK, PENGETAHUAN PAJAK, KUALITAS PELAYANAN SANKSI PAJAK DAN KESADARAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (Studi pada Wajib Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Sleman)
Okky Cahya Akbar, 14312379 (Universitas Islam Indonesia, 2019-02-12)Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh sosialisasi pajak, pengetahuan pajak, kualitas pelayanan, sanksi pajak dan kesadaran pajak terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Sleman. ...
