• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Faktor-faktor yang Dipertimbangkan Hakim dalam Menjatuhkan Putusan Terhadap Tindak Pidana Pencurian yang Dilakukan oleh Anak (Pada Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    08410335.pdf (4.164Mb)
    08410335 Bab 1.pdf (75.06Kb)
    08410335 Daftar Pustaka.pdf (28.49Kb)
    Date
    2013
    Author
    Baskoro, Santri Ajie
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Indonesia yang telah melakukan ratifikasi Konvensi Hak Anak berkewajiban untuk menjamin terlaksananya hak-hak anak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Undang-Undang ini merupakan salah satu implementasi dari Konvensi Hak Anak, khususnya anak yang berhadapan dengan hukum. Dalam kasus tindak pidana pencurian yang melibatkan anak, maka hakim mempunyai pertimbangan khusus dalam menjaytuhkan putusannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab seorang anak yang melakukan tindak pidana pencurian dan untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pada pelaku tindak pidana pencurian. Metode penelitian skripsi ini menggunakan pendekatan yuridis normatif yaitu pendekatan dari sudut pandang ketentuan hukum atau perundang-undangan yang berlaku. Pengolahan bahan-bahan Hukum merupakan kegiatan mengorganisasikan bahan-bahan tersebut sedemikian rupa sehingga dapat dibaca dan diinterpertasikan. Kegiatan tersebut meliputi menggolong-golongkan bahan sesuai kualifikasi yang dibutuhkan dan pemberian kode-kode tertentu sesuai dengan yang diinginkan. Analisis bahan-bahan hukum merupakan kegiatan menguraikan menarasikan, membahas, menafsirkan temuan-temuan penelitian dengan perspektif atau sudut pandang tertentu. Kesimpulan hasil penelitian terdapat beberapa sebab anak melakukan tindak pidana pencurian antara lain keadaan terpaksa karena lapar dan dipaksa ikut mencuri oleh kelompoknya. Ada satu sebab yang paling dominan yaitu keinginan anak untuk memiliki suatu barang, akan tetapi anak tersebut atau orang tuanya tidak mampu untuk membeli barang tersebut. Faktor yang menjadi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pada anak pelaku tindak pidana pencurian adalah latar belakang dilakukannya pencurian dan latar belakang kehidupan dari si anak tersebut, serta hal- hal yang meringankan maupun memberatkan si anak dalam melakukan pencurian dan sikap si anak dalam persidangan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/65383
    Collections
    • Law [3916]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV