| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana Strategi FOMO Marketing,
Celebrity Endorser, Electronic Word of Mouth (e-WOM), dan Brand Trust
terhadap Impulsive Buying pada konsumen Generasi Z pengguna TikTok di
Yogyakarta. Dalam penelitian ini, sampel terdiri terdiri dari 151 responden yang
dipilih melalui purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan
menggunakan regresi linear berganda dengan perangkat lunak SPSS. Berdasarkan
hasil analisis, ditemukan bahwa : (1) Strategi FOMO Marketing berpengaruh positif
dan signifikan terhadap Impulsive Buying, (2) Celebrity Endorser tidak
berpengaruh signifikan terhadap Impulsive Buying, (3) Electronic Word of Mouth
(e-WOM) berpengaruh negatif signifikan terhadap Impulsive Buying, dan (4) Brand
Trust berpengaruh positif signifikan terhadap Impulsive Buying. Temuan ini
menunjukkan bahwa penerapan strategi FOMO marketing dan tingkat kepercayaan
konsumen terhadap merek, dapat mendorong peningkatan perilaku pembelian
impulsif di kalangan pengguna TikTok Generasi Z. Sementara itu, Celebrity
Endorser belum terbukti memberikan kontribusi yang signifikan terhadap
keputusan pembelian impulsif. Di sisi lain, e-WOM yang negatif dapat
memengaruhi penurunan kecenderungan Impulsive Buying karena konsumen lebih
mempertimbangkan informasi dan ulasan yang diterima melalui media sosial
sebelum melakukan pembelian. | en_US |