| dc.description.abstract | Anak penyandang disabilitas merupakan anak yang memiliki keterbatasan pada
fisik, kognitif, sosial dan membutuhkan dukungan dalam proses komunikasi, interaksi
sosial, maupun pembelajaran. Di Indonesia, penyandang disabilitas mengalami
diskriminasi dan perundungan, termasuk di lingkungan pendidikan yang berbasis
inklusi. Hal ini menunjukkan masih rendahnya pemahaman dan empati masyarakat.
Anak tunanetra sebagai bagian dari penyandang disabilitas sensorik. Meskipun berbagai
fasilitas pendukung seperi guiding block dan huruf Braille terlah tersedia diruang publik,
akan tetapi masih banyak masyarkat yang belum memahami fungsi dan pentingnya
fasilitas tersebut. Hal ini berdampak kepada anak-anak dalam menghadapi anak
penyandang disabilitas tunanetra dan lainnya, Sehingga kasus perundungan masih sering
terjadi. Oleh karena itu, diperlukan nya media edukatif yang mampu menanamkan nilai
inklusivitas sejak dini. Peneliti merancang buku ilustrasi cerita anak dengan mengangkat
tema inklusivitas guna memperkenalkan fasilitas publik yang sering digunakan
penyandang disabilitas tunanetra seperti tongkat tunanetra, huruf braille, dan guiding
block. Melalui pendekatan visual dan narasi cerita yang ringan dan dekat dengan
keseharian anak, buku ilustrasi cerita anak ini diharapkan dapat meningkatkan
pemahaman, empati, dan kepeduliannya terhadap teman penyandang disabilitas serta
menciptakan lingkungan yang inklusif. | en_US |