• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pengaruh Rendemen CPO dan Biaya Hilang Menggunakan Taguchi Loss Function dan Random Forest (Studi Kasus: Pabrik Kelapa Sawit XYZ di Sumatra Selatan)

    Thumbnail
    View/Open
    21611118.pdf (2.001Mb)
    Date
    2026
    Author
    Hermawan, Feby Febriyana
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya biaya kehilangan mutu (loss cost) akibat penyimpangan rendemen CPO menggunakan metode Taguchi Loss Function serta menganalisis pengaruh faktor operasional dan iklim terhadap produksi CPO menggunakan Random Forest Regression. Metode Taguchi diterapkan dengan pendekatan nominal is best berdasarkan target rendemen sebesar 19,22% dan batas toleransi ±4%. Dengan asumsi kerugian maksimum sebesar Rp1.000.000, diperoleh koefisien kerugian (k) sebesar 62.500 sehingga fungsi kerugian yang digunakan adalah L(y) = 62.500 (y – 19,22) 2 Hasil perhitungan menunjukkan bahwa periode produksi tahun 2023 mengalami penyimpangan dari target rendemen, sehingga menimbulkan kerugian kualitas. Pada data aktual, kerugian terbesar terjadi pada bulan Juni sebesar sekitar Rp6.247.823, disusul bulan Oktober sebesar Rp6.228.264, dan bulan Maret sebesar Rp6.015.313, yang menunjukkan bahwa variasi proses produksi masih cukup tinggi. Analisis Random Forest Regression menunjukkan bahwa faktor operasional memiliki pengaruh dominan terhadap produksi CPO, terutama jam olah pabrik (63,98%), diikuti pemakaian air (20,44%), kecepatan produksi (7,17%), dan TBS olah (4,32%). Faktor iklim seperti intensitas sinar matahari (2,06%) dan curah hujan (2,02%) memiliki kontribusi yang relatif kecil terhadap variasi produksi. Evaluasi model menunjukkan nilai R 2 sebesar 0,92 pada data latih yang mengindikasikan kemampuan sangat baik dalam mempelajari pola historis, serta nilai R 2 sebesar 0,61 pada data uji yang berarti model memiliki kemampuan generalisasi yang cukup baik terhadap data baru. Berdasarkan hasil prediksi rendemen, seluruh nilai prediksi tetap mengalami deviasi terhadap target dengan kerugian terbesar mencapai Rp1.035.632. pada rendemen prediksi 16,57%. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengendalian operasional internal pabrik berperan penting dalam meningkatkan stabilitas proses dan menekan biaya kehilangan mutu.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64649
    Collections
    • Statistics [1327]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV