Show simple item record

dc.contributor.authorPutri, Awvaylayssa Agno
dc.date.accessioned2026-07-20T07:52:45Z
dc.date.available2026-07-20T07:52:45Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/64639
dc.description.abstractFilm adalah alat komunikasi untuk menyampaikan berbagai pesan melalui media cerita, dan biasanya juga diartikan sebagai media ekspresi artistic bagi para seniman dan insan perfilman untuk mengungkapkan gagasan ide cerita yang dimilikinya (Rizal: 2014). Saat ini, film sering dijadikan media untuk menyampaikan pesan dan nilai. Nilai budaya menjadi salah satu nilai yang mungkin terkandung dalam suatu film, seperti representasi kebudayaan nusantara. Contoh film yang mengandung nilai kebudayaan adalah film Raya and The Last Dragon dan Avatar: The Way of Water (2009). Pada penelitian kali ini, saya akan menganalisis kebudayaan nusantara yang terdapat dalam film.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFilmen_US
dc.subjectRepresentasi Nusantaraen_US
dc.subjectKomunikasien_US
dc.subjectFilm animasien_US
dc.titleRepresentation of Cultural Values in Animation Films: A Semiotic Analysis of Raya and The Last Dragon (2021) and Avatar: The Way of Water (2022)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21321019


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record