• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Management
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Management
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pengelolaan Peran Ganda Antara Misi Kemanusiaan dan Tujuan Komersial pada Social Enterprise dari Perspektif Paradox Theory

    Thumbnail
    View/Open
    24911011.pdf (5.581Mb)
    Date
    2026
    Author
    Pamudya, Berliando Rahmadanto
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini meneliti bagaimana social enterprise di Indonesia menyeimbangkan peran ganda antara misi kemanusiaan dan tujuan komersial dengan menggunakan pendekatan paradox theory. Metode yang dipakai bersifat kualitatif dengan rancangan multiple‐case study dan purposive polar sampling pada empat entitas, yaitu Lawe Indonesia, Agradaya Indonesia, Mitra Bali Fair Trade, serta Surplus Indonesia. Pengumpulan data dilakukan lewat wawancara, observasi, dan dokumen pendukung, kemudian dianalisis melalui within‐case dan cross‐case analysis. Temuan menunjukkan bahwa paradoks yang dihadapi social enterprise di Indonesia tidak sekadar masalah operasional, melainkan dinamika yang melekat, berkelanjutan, dan dipengaruhi oleh karakter inti organisasi, besarnya sumber daya, kedekatan relasional dengan komunitas, serta konteks budaya Indonesia yang kolektivistik dan religius. Penelitian mengidentifikasi empat sumber ketegangan utama: relationship with community, hybrid target, final goal crossover, dan dualism characteristic crisis. Keempatnya memunculkan paradoks dalam dimensi belonging, organizing, learning, dan performing dengan intensitas yang bervariasi pada tiap kasus. Selain itu, terdapat tiga strategi utama dalam mengelola paradoks tersebut, yaitu acceptance, differentiation, dan integration, yang dipilih secara kontekstual tergantung pada dominasi tekanan sosial atau bisnis. Dari segi teori, studi ini memperluas pemahaman tentang organisasi hibrida di negara berkembang. Secara praktis, hasilnya menegaskan bahwa pengelolaan paradoks pada social enterprise harus berlandaskan pola pikir both‐and, kepekaan terhadap budaya lokal, serta penyesuaian strategi sesuai fokus organisasi dan tingkat kematangan ekosistem.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64638
    Collections
    • Master of Management [576]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV