| dc.contributor.author | Hasim, Abdul | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-16T06:16:13Z | |
| dc.date.available | 2026-07-16T06:16:13Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/64495 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik dan legalitas pengisian serta penetapan
anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Daerah Otonomi Baru (DOB),
khususnya pada Kabupaten Muna Barat dan Kabupaten Buton Tengah, Provinsi Sulawesi
Tenggara, pasca terjadinnya Pemilihan Umum tahun 2014. Permasalahan utama yang dikaji
adalah apakah mekanisme pengisian jabatan legislatif tersebut telah sesuai dengan norma hukum
yang berlaku serta bagaimana mencari mekanisme ideal bagi daerah pemekaran yang dibentuk
setelah pemilu. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan
normatif-empiris untuk meninjau kesesuaian prosedur pengisian anggota Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah (DPRD) pada daerah pemekaran dengan peraturan perundang-undangan dan
penelitian lapangan (field research) di Indonesia. Data dianalisis secara kualitatif untuk
memberikan gambaran mendalam mengenai dinamika penetapan kursi legislatif di wilayah
transisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengisian anggota DPRD di Kabupaten Muna
Barat dan Buton Tengah terdapat perbedaan penafsiran dan ketentuan antara undang-undang
nomor 8 tahun 2012 tentang pemilihan umum serta peraturan komisi pemilihan umum nomor 33
tahun 2013 tentang penataan dan pengisian keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
(DPRD) pada daerah induk dan pemekaran. Mekanisme pengisian pada masa transisi ini
melibatkan koordinasi erat dengan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten melalui
keputusan yang dikeluarkan sebagai dasar pengisian dan penetapan anggota Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah (DPRD) pada daerah pemekaran. Komisi pemilihan umum daerah (KPUD) serta
Pemerintah daerah induk melakukan pengalihan anggota DPRD dari daerah induk untuk
memastikan keberlangsungan fungsi legislatif di daerah baru. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) | en_US |
| dc.subject | Daerah Otonomi Baru (DOB) | en_US |
| dc.subject | Pengisian Anggota Legislatif | en_US |
| dc.subject | Kabupaten Muna Barat | en_US |
| dc.subject | Kabupaten Buton Tengah | en_US |
| dc.title | Pengisian Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Daerah Otonomi Baru (Studi Kasus Pada Daerah Kabupaten Muna Barat dan Kabupaten Buton Tengah Provinsi Sulawesi Tenggara) Tahun 2015 | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 21912047 | |