Show simple item record

dc.contributor.authorRefgina
dc.date.accessioned2026-07-16T03:45:32Z
dc.date.available2026-07-16T03:45:32Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/64479
dc.description.abstractGerakan 17+8 Tuntutan Rakyat merupakan salah satu isu yang memperoleh perhatian luas dari masyarakat dan memunculkan berbagai tanggapan pada platform Instagram. Beragamnya komentar yang muncul menunjukkan adanya kecenderungan sentimen publik yang dapat dianalisis secara sistematis melalui pendekatan analisis sentimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sentimen komentar masyarakat terhadap Gerakan 17+8 Tuntutan Rakyat pada platform Instagram serta membandingkan akurasi model IndoBERT dan Bidirectional Long Short-Term Memory dalam mengklasifikasikan sentimen ke dalam kelas positive, neutral, dan negative. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, preprocessing teks berupa cleaning, case folding, tokenizing, normalisasi, stopword removal, dan stemming, kemudian dilanjutkan dengan proses pelabelan data, pemodelan, dan evaluasi menggunakan accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komentar masyarakat terhadap Gerakan 17+8 Tuntutan Rakyat didominasi oleh sentimen negative. Selain itu, model IndoBERT menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan dengan Bidirectional Long Short-Term Memory dengan nilai akurasi sebesar 89%, sedangkan Bidirectional Long Short-Term Memory memperolehen_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAnalisis Sentimenen_US
dc.subjectInstagramen_US
dc.subjectDPRen_US
dc.subjectIndoBERTen_US
dc.subjectBILSTMen_US
dc.title“Analisis Perbandingan Akurasi Model IndoBERT dan Bidirectional Long Short Term Memory dalam Analisis Sentimen Terhadap Gerakan 17+8 Tuntutan Rakyat” (Studi Kasus : Komentar di Platform Instagram)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22611160


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record