Analisis Manajemen Event Keumalahayati Dalam Mempromosikan Budaya Aceh
Abstract
Event dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media komunikasi dalam memperkenalkan dan
menyampaikan nilai-nilai budaya kepada masyarakat. Salah satu contoh pemanfaatan event
sebagai media promosi budaya adalah penyelenggaraan event Keumalahayati, yaitu
pertunjukan seni yang mengangkat sosok pahlawan perempuan Aceh melalui pengemasan seni
pertunjukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen event
Keumalahayati dalam mempromosikan budaya Aceh, serta menganalisis perkembangan
penyelenggaraan event Keumalahayati pada tahun 2022 dan 2023. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pihak
penyelenggara event yaitu Gema Citra Nusantara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen event Keumalahayati menerapkan tahapan
manajemen event yang meliputi research, design, planning, coordinating, dan evaluating. Pada
tahap research, penyelenggara melakukan riset mengenai sosok Keumalahayati dan nilai
budaya Aceh yang akan disampaikan. Tahap design diwujudkan melalui perancangan konsep
pertunjukan dengan mengintegrasikan unsur seni dan budaya Aceh. Tahap planning mencakup
perencanaan teknis dan nonteknis penyelenggaraan event, sedangkan tahap coordinating
dilakukan melalui pembagian tugas dan kerja sama antar tim. Tahap evaluating digunakan
untuk menilai pelaksanaan event sebagai dasar perbaikan pada penyelenggaraan berikutnya.
Pada penyelenggaraan tahun 2022, fokus utama manajemen event terletak pada pembentukan
konsep cerita dan pengemasan budaya Aceh secara autentik sebagai fondasi event. Sementara
itu, pada tahun 2023, event Keumalahayati mengalami perkembangan yang ditandai dengan
peningkatan kualitas artistik pertunjukan, sistem kerja tim yang lebih terstruktur, meningkatnya
dukungan sponsor, serta bertambahnya jumlah penonton. Secara keseluruhan, event
Keumalahayati menunjukkan potensi sebagai media promosi budaya Aceh melalui
pengemasan seni pertunjukan yang komunikatif dan edukatif, serta berpeluang untuk terus
dikembangkan sebagai agenda budaya yang berkelanjutan.
Collections
- Communication [1517]
