| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya fenomena ketidakjujuran
akademik di lingkungan pendidikan, seperti mencontek, plagiarisme, dan kerja
sama tidak semestinya dalam tugas individu. Padahal, kejujuran akademik
merupakan salah satu nilai fundamental yang mencerminkan integritas, tanggung
jawab, dan kualitas moral peserta didik. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa nilai
kejujuran akademik pada peserta didik masih perlu diperkuat. Salah satu upaya
yang diyakini dapat membentuk karakter jujur peserta didik ialah melalui
pembiasaan ibadah shalat tahajud. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
hubungan antara pembiasaan shalat tahajud dengan kejujuran akademik santri
tingkat secondary di Afkaaruna Integrated Madrasa Ma’had (AIMMA)
Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket yang disusun
berdasarkan indikator pembiasaan shalat tahajud dan kejujuran akademik. Data
kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, serta uji
korelasi Spearman dengan bantuan SPSS untuk mengetahui hubungan antara kedua
variabel penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan
antara pembiasaan shalat tahajud dengan kejujuran akademik, dengan nilai
koefisien korelasi sebesar 0,521 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05).
Hubungan kedua variabel berada pada kategori sedang dan bersifat positif, sehingga
semakin tinggi pembiasaan shalat tahajud maka semakin tinggi pula kejujuran
akademik santri. Dengan demikian, pembiasaan shalat tahajud dapat dijadikan
sebagai salah satu strategi dalam membangun karakter kejujuran akademik di
lingkungan pendidikan berbasis Islam. | en_US |