Show simple item record

dc.contributor.authorWicaksana, Dimas Zahran
dc.date.accessioned2026-07-14T06:19:49Z
dc.date.available2026-07-14T06:19:49Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/64406
dc.description.abstractJalur pipa minyak dan gas merupakan infrastruktur strategis yang memiliki tingkat risiko bervariasi akibat perbedaan kondisi fisik dan lingkungan di sepanjang jalur. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan segmen jalur pipa berdasarkan karakteristik risiko dengan membandingkan metode reduksi dimensi Principal Component Analysis (PCA) dan Uniform Manifold Approximation and Projection (UMAP) dalam proses clustering menggunakan Hierarchical Density-Based Spatial Clustering of Applications with Noise (HDBSCAN). Data yang digunakan merupakan segmen jalur pipa milik PT X pada rentang A hingga B dengan interval pencatatan setiap sepuluh meter. Hasil analisis menunjukkan bahwa UMAP menghasilkan kualitas clustering yang lebih optimal dibandingkan PCA dengan nilai silhouette coefficient sebesar 0,832. Berdasarkan parameter terbaik minimum cluster size = 30 dan minimum samples = 30, diperoleh empat cluster utama dan satu kelompok noise. Cluster 2 memiliki tingkat risiko tertinggi, diikuti cluster 3 dengan risiko cukup tinggi, cluster 1 dengan risiko operasional, dan cluster 0 dengan risiko relatif lebih terkendali. Sementara itu, data noise menunjukkan segmen dengan karakteristik yang tidak mengikuti pola umum. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan strategi pemeliharaan dan mitigasi risiko jalur pipa secara lebih efektif.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectJalur Pipa Minyak dan Gasen_US
dc.subjectReduksi Dimensien_US
dc.subjectKlasterisasi Berbasis Kepadatanen_US
dc.titlePerbandingan PCA dan UMAP pada HDBSCAN untuk Pemetaan Sektor Jalur Pipa Minyak dan Gasen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22611005


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record