Perbandingan PCA dan UMAP pada HDBSCAN untuk Pemetaan Sektor Jalur Pipa Minyak dan Gas
Abstract
Jalur pipa minyak dan gas merupakan infrastruktur strategis yang memiliki
tingkat risiko bervariasi akibat perbedaan kondisi fisik dan lingkungan di sepanjang
jalur. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan segmen jalur pipa berdasarkan
karakteristik risiko dengan membandingkan metode reduksi dimensi Principal
Component Analysis (PCA) dan Uniform Manifold Approximation and Projection
(UMAP) dalam proses clustering menggunakan Hierarchical Density-Based
Spatial Clustering of Applications with Noise (HDBSCAN). Data yang digunakan
merupakan segmen jalur pipa milik PT X pada rentang A hingga B dengan interval
pencatatan setiap sepuluh meter. Hasil analisis menunjukkan bahwa UMAP
menghasilkan kualitas clustering yang lebih optimal dibandingkan PCA dengan
nilai silhouette coefficient sebesar 0,832. Berdasarkan parameter terbaik minimum
cluster size = 30 dan minimum samples = 30, diperoleh empat cluster utama dan
satu kelompok noise. Cluster 2 memiliki tingkat risiko tertinggi, diikuti cluster 3
dengan risiko cukup tinggi, cluster 1 dengan risiko operasional, dan cluster 0
dengan risiko relatif lebih terkendali. Sementara itu, data noise menunjukkan
segmen dengan karakteristik yang tidak mengikuti pola umum. Hasil penelitian ini
dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan strategi pemeliharaan dan
mitigasi risiko jalur pipa secara lebih efektif.
Collections
- Statistics [1327]
