Museum Pohon Tropis Sampit: Merancang Bentuk, Gubahan Massa, dan Lansekap Museum Pohon Tropis Berdasarkan Kondisi Alami Kawasan Hutan Tropis (Museum of Tropical Plantation in Sampit: Designing the Shape, Mass Composition and Landscape Museum of Tropical Plantation Based on the Natural Condition of Tropical Forests)
Abstract
Buku ini berisi laporan tugas akhir perancangan dengan judul Museum Pohon Tropis Sampit dengan mengkonfigurasikan antara Museum mati dan Museum hidup yang menyesuaikan kondisi kawasan hutan Tropis alami. Permasalahan dalam tugas akhir ini adalah bagaimana merancang bentuk, gubahan massa dan lansekap museum pohon tropis berdasarkan kegiatan edukasi dan konservasi yang atraktif dengan menyesuaikan persyaratan benda pamer, kenyamanan pengunjung dan kondisi alami kawasan hutan tropis dengan mengkonfigurasikan antara museum mati dan museum hidup. Tujuan dari tugas akhir ini adalah merancang Museum Pohon Tropis pada kawasan hutan tropis tanpa merusak dan mempertahankan ekosistem kawasan hutan sehingga tercipta wadah interaksi langsung yang rekreatif dan edukatif antara manusia dan lingkungan. Metode perancangan yang digunakan yaitu problem seeking dan problem solving. Tahap problem seeking yang meliputi tipologi bangunan museum; data mengenai ekosisitem kawasan hutan tropis di Sampit ; kegiatan edukasi dan konservasi yang atraktif. Tahap problem solving yaitu analisis perancangan yang meliputi sebagai berikut: bentuk ruang yang sesuai dengan kenyamanan visual dan penghawaan pengunjung serta persyaratan benda pamer, bentuk massa yang menyesuaikan ekosistem hutan tropis, orientasi bangunan yang sesuai dengan persyaratan benda pamer dan kenyamanan pengunjung, sirkulasi yang edukatif dan rekreatif. Hasil dari analisis perancangan adalah sebagai berikut: gubahan massa yang menyesuaikan kondisi alami site hutan tropis; orientasi bangunan yang tegak lurus terhadap azimuth 293.4o dan 246.1o untuk memaksimalkan pencahayaan dan kenyamanan pengunjung; sirkulasi sistem organik dan linier untuk mendukung kegiatan edukasi yang rekreatif.
Collections
- Architecture [4119]
Related items
Showing items related by title, author, creator and subject.
-
Pengembangan Museum Sonobudoyo Menuju Museum Berstandar Internasional Citra Sonobudoyo sebagai Museum yang Rekreatif Didukung oleh Penataan Ruang Pamer Dalam dan Luar Bangunan
Asa Kenanga, 03512120 (Universitas Islam Indonesia, 2007)Yogyakarta adalah kota dengan sejumlah predikat yang dikenal masyarakat luas yaitu sebagai kota pelajar, kota budaya dan kota pariwisata. Namun demikian dalam beberapa segi, kondisi tersebut tidak sebanding dengan predikat ... -
Strategi Komunikasi Pemasaran Museum Gunungapi Merapi dan Museum Affandi Yogyakarta dalam Meningkatkan Jumlah Pengunjung
Aji Bayu Murti, 13321077 (2017-10-16)Aji Bayu Murti. 13321077. The Marketing Communications Strategy Gunungapi Merapi Museum and The Museum of Affandi Yogyakarta in Increasing The Number of Visitors. Minithesis of Bachelor Degree. Communication Studies ... -
Sriwijaya Archaeology Museum di Kawasan Candi Muara Takus sarana aktivitas purbakala dengan konsep edukatif pada perancangan Sriwijaya Archaeology Museum at Muara Takus Area educational design concepts for archeological media
Ramadhani, Azka Aulia; Larasati, Adinda (UII, 2016)Sriwijaya Archaeology Museum merupakan sarana aktivitas purbakala di kawasan Candi Muara Takus Riau. Kurangnya fasilitas pendukung yang mewadahi aktivitas kepurbakalaan di kawasan cagar budaya tersebut berdampak pada ...
