• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pendidikan Lingkungan Masyarakat Adat Muslim Kampung Naga Dalam Tinjauan Ekopedagogi Freirean

    Thumbnail
    View/Open
    22422059.pdf (22.17Mb)
    Date
    2026
    Author
    Muthahari, Ali
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini berangkat dari keunikan masyarakat adat Kampung Naga yang mampu mempertahankan kedaulatan identitas sekaligus kelestarian lingkungan di tengah desakan modernitas. Penelitian bertujuan menganalisis praktik pendidikan lingkungan pada Masyarakat Adat Muslim Kampung Naga melalui perspektif ekopedagogi Freirean. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi di Kampung Naga, Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan berlangsung dalam praksis keseharian yang memuat nilai Islam dan adat, yang ditransmisikan melalui keteladanan orang tua serta pembiasaan hidup. Mekanisme kontrol sosial berupa pamali berfungsi bukan sekadar sebagai larangan normatif yang statis, melainkan sebagai instrumen pedagogis pengajuan masalah (problem-posing). Cara penerapan aturan adat di Kampung Naga mendorong individu untuk melakukan refleksi mandiri guna menemukan alasan logis-ekologis di balik setiap larangan. Pola transmisi ini memicu proses de-reifikasi, di mana kepatuhan warga berkembang menjadi kesadaran reflektif-kritis dalam membaca relasi manusia dan alam. Sikap selektif terhadap modernitas dan teknologi mencerminkan wujud nyata dari kesadaran tersebut sebagai upaya menjaga kesetaraan sosial sekaligus keseimbangan ekosistem. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi kearifan lokal dan nilai agama membentuk model ekopedagogi kritis yang efektif dalam merawat lingkungan sekaligus meneguhkan kedaulatan identitas budaya di tengah arus modernisasi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64186
    Collections
    • Islamic Education [1235]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV