| dc.description.abstract | Keselamatan kebakaran pada bangunan pendidikan merupakan aspek penting untuk
melindungi jiwa, aset, dan keberlangsungan kegiatan akademik. Gedung Dr. Soekiman
Wirjosandjojo Universitas Islam Indonesia digunakan secara aktif oleh beberapa fakultas, sehingga
memerlukan evaluasi tingkat pelayanan keselamatan kebakaran secara komprehensif. Penelitian ini
bertujuan mengidentifikasi kondisi eksisting sistem proteksi kebakaran, menilai tingkat risiko
kebakaran menggunakan metode Fire Risk Index (FRI), menganalisis hasil evaluasi melalui Expert
Judgement, serta menyusun rekomendasi teknis peningkatan sistem keselamatan kebakaran.
Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan dukungan analisis kuantitatif dan kualitatif.
Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan focus group discussion (FGD) dengan dua
praktisi, yaitu ahli fire safety dan ahli green building. Data sekunder diperoleh dari denah bangunan,
dokumentasi lapangan, regulasi, dan literatur terkait. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan
Risk Index Method untuk menghitung nilai Protective Measures (PM), Fire Hazard Index (FHI),
dan Fire Risk Index (FRI), yang selanjutnya diinterpretasikan ke dalam Level of Service (LOS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gedung telah memiliki beberapa unsur proteksi
kebakaran, namun masih terdapat keterbatasan pada sistem sprinkler, pemerataan deteksi,
pengendalian asap, jalur evakuasi vertikal, dan proteksi pasif internal. Nilai PM sebesar 150,2, FHI
sebesar 1,01, dan FRI sebesar 0,0141 menempatkan bangunan pada kategori LOS C. Rekomendasi
teknis meliputi penguatan manajemen keselamatan kebakaran, peningkatan proteksi aktif dan pasif,
sistem evakuasi, keselamatan laboratorium, serta fasilitas evakuasi bagi pengguna berkebutuhan
khusus. | en_US |