Show simple item record

dc.contributor.authorImanta, Anugrah
dc.date.accessioned2026-07-04T02:18:41Z
dc.date.available2026-07-04T02:18:41Z
dc.date.issued2009
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/64008
dc.description.abstractIndustri televisi di Indonesia saat ini membutuhkan SDM yang berkualitas dalam produksi program televisi. Salah satu cara untuk mendapatkan SDM yang berkualitas adalah dengan menerapkan analisis jabatan sebelum memulai proses perekrutan. Hal ini untuk menganalisis apa saja kriteria yang dibutuhkan seseorang untuk menduduki suatu jabatan tertentu. Dengan begitu, perusahaan akan mendapatkan SDM yang memiliki kompetensi kerja di bidang produksi program. Hal lain yang dapat mempengaruhi produktivitas pembuatan program adalah gaya komunikasi antarkaryawan di divisi produksi TVKU, yaitu bagaimana para karyawan berinteraksi sehari-hari. Adanya kebudayaan yang plural dapat menyebabkan komunikasi antarkaryawan terhambat karena adanya perbedaan-perbedaan mendasar yang dibawa oleh kebudayaan masing-masing seperti intonasi bicara, sikap dan lain- lain. Hal ini dapat menghambat produktivitas kerja dalam perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif eksplanatif, yaitu menjelaskan pengaruh antara variabel standar kompetensi kerja (X1) dan gaya komunikasi antarkaryawan (X2) terhadap produktivitas pembuatan program (Y). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa ada pengaruh yang signifikan antara analisis jabatan (X1) terhadap produktivitas pembuatan program (Y), untuk mengetahui pengaruh antara gaya komunikasi antarkaryawan (X2) terhadap produktivitas pembuatan program (Y) dan untuk menjelaskan pengaruh antara standar kompetensi kerja (X1) dan gaya komunikasi antarkaryawan (X2) terhadap produktivitas pembuatan program (Y) di TVKU Semarang. Hasil regresi sederhana pada variabel X1 terhadap Y menunjukkan nilai p 0,001 0,05 dengan kekuatan pengaruh yang cukup kuat sebesar 0,476. Hal ini menyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan X1 terhadap Y. Pada variabel X2 terhadap Y, nilai p yang didapat sebesar 0,005< 0,05 dengan kekuatan pengaruh yang lemah, yaitu 0,387. Meskipun demikian, ada pengaruh yang signifikan antara X2 terhadap Y. Kemudian berdasarkan hasil regresi ganda, didapat nilai p sebesar 0,003 0,05 yang menyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara X1 dan X2 terhadap Y. Besarnya pengaruh yang dihasilkan adalah 0,212 atau sebesar 21,2%. Penelitian ini memiliki batasan-batasan seperti data yang bersifat makro dan tidak terlalu mendalam. Pertanyaan yang diajukan berdasarkan kuesioner dan tidak dapat dikembangkan layaknya wawancara. Jadi hanya terbatas pada indikator- indikator dari variabel-variabel yang dibahas dalam penelitian ini.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSDMen_US
dc.subjectStandar Kompetensi Kerjaen_US
dc.subjectGaya Komunikasien_US
dc.subjectProduktivitasen_US
dc.titlePengaruh Standar Kompetensi Kerja dan Gaya Komunikasi Antarkaryawan Terhadap Produktivitas Pembuatan Program di TVKU Semarangen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM05331006


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record