• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Faktor Risiko Ergonomi Berdasarkan Persepsi Pekerja Pada UMKM Sektor Produksi Makanan di Kabupaten Sleman

    Thumbnail
    View/Open
    22522300.pdf (4.087Mb)
    Date
    2026
    Author
    Wigathie, Zahara Intan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    UMKM produksi makanan memiliki peran penting dalam perekonomian daerah, namun dalam praktiknya masih menghadapi berbagai permasalahan terkait penerapan ergonomi dan Keselamatan serta Kesehatan Kerja (K3). Meskipun telah terdapat berbagai regulasi, seperti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Permenaker Nomor 5 Tahun 2018 tentang K3 Lingkungan Kerja, serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, implementasinya pada UMKM masih belum optimal. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan sumber daya, kurangnya pemahaman, serta banyaknya ketentuan yang harus dipenuhi sehingga pelaku UMKM mengalami kesulitan dalam menentukan prioritas penerapan yang sesuai dengan kondisi di lapangan. Aktivitas produksi yang melibatkan penggunaan peralatan, paparan panas, pengolahan bahan, serta kondisi lingkungan kerja yang beragam berpotensi menimbulkan risiko ergonomi apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang membentuk risiko ergonomi pada UMKM produksi makanan di Kabupaten Sleman, mengetahui faktor yang paling dominan, serta mengkaji keterkaitannya dengan regulasi K3 yang berlaku sebagai dasar dalam penentuan prioritas penerapan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner berbasis skala Likert yang disusun berdasarkan landasan teori ergonomi dan peraturan perundang-undangan terkait K3. Data diperoleh dari 30 responden yang terdiri dari pemilik dan pekerja UMKM produksi makanan, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, serta analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ergonomi fisik, kognitif, organisasi, dan lingkungan secara bersama-sama membentuk risiko ergonomi. Indikator yang paling dominan meliputi penggunaan alat pelindung diri (APD), kemampuan identifikasi bahaya dan perilaku kerja aman, pelaksanaan edukasi dan pelatihan K3, serta sanitasi dan higiene lingkungan kerja. Faktor-faktor tersebut memiliki keterkaitan dengan ketentuan dalam regulasi K3, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan prioritas penerapan yang lebih terarah. Dengan demikian, penerapan K3 pada UMKM produksi makanan dapat dilakukan secara bertahap dan berfokus pada faktor risiko yang paling dominan agar lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan karakteristik UMKM.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63913
    Collections
    • Industrial Engineering [3109]

    Related items

    Showing items related by title, author, creator and subject.

    • Perancangan Ulang Gitar Elektrik Berdasarkan Prinsip-Prinsip Ergonomi 

      Yudha, Titan Era (UII Yogyakarta, 2006)
      Gitar sebagai alat musik yang sangat universal telah mengalami perkembangan yang sangat pesat sejak ditemukannya pada tahun 1940-an dengan berbagai inovasi dan pengembangan yang dilakukan. Sebagai alat musik yang berdawai, ...
    • Analisis Kebisingan Kantor terhadap Stres Kerja Melalui Pendekatan Ergonomi (Studi Kasus di KJUB PUSPETASARI, Klaten) 

      Astuti, Dwi (UII Yogyakarta, 2005)
      Stres kerja merupakan reaksi psikologis dan karyawan terhadap situasi dan kondisi serta kejadian di lingkungan kerja yang disebabkan oleh kondisi lingkungan dan cara kerja yang tidak memadai. Kondisi lingkungan seperti ...
    • Perubahan Sistem Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas dengan Pendekatan Ergonomi Partisipatori (Studi Kasus di Desa Kerajinan Bambu Brajan, Sendangagung, Minggir, Sleman, Yogyakarta) 

      Sari, Amarria Dila (Universitas Islam Indonesia, 2007)
      Industri kerajinan bambu merupakan salah satu industri kerajinan yang berkembang pesat di Indonesia. Kebanyakan industri kerajinan hanya memperhatikan faktor peningkatan kualitas produksi, manajemen dan pemasaran tanpa ...

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV