• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Kebisingan Kantor terhadap Stres Kerja Melalui Pendekatan Ergonomi (Studi Kasus di KJUB PUSPETASARI, Klaten)

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (50.75Kb)
    02 preliminary.pdf (156.0Kb)
    03 daftar isi.pdf (137.5Kb)
    04 abstract.pdf (89.45Kb)
    05.1 bab 1.pdf (268.9Kb)
    05.2 bab 2.pdf (814.4Kb)
    05.3 bab 3.pdf (286.2Kb)
    05.4 bab 4.pdf (884.3Kb)
    05.5 bab 5.pdf (363.8Kb)
    05.6 bab 6.pdf (118.2Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (96.72Kb)
    Date
    2005
    Author
    Astuti, Dwi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Stres kerja merupakan reaksi psikologis dan karyawan terhadap situasi dan kondisi serta kejadian di lingkungan kerja yang disebabkan oleh kondisi lingkungan dan cara kerja yang tidak memadai. Kondisi lingkungan seperti fisik, biologis,kimia, dan ergonomi dapat menjadi sumber stres bagi karyawan. Salah satu penyebab dan stres kerja karena faktor fisik yang sering dijumpai di tempat kerja adalah kebisingan. Kebisingan diatas nilai ambang batas (NAB) selain dapat memberikan ancaman terhadap gangguan pendengaran yang terjadi setelah karyawan bekerja beberapa tahun juga dapat menimbulkan stres kerja bagi karyawan yang berada dalam lingkungan tersebut. Tingginya intensitas kebisingan yang didengar pada karyawan kantor yang memang sangat dekat dengan proses produksi di divisi meubel pada KJUB Puspetasari, akan menimbulkan gangguan pendengaran karena ±7 jam bekerja dengan mendengar suara mesin yang timbul dari mesin produksi. Oleh karena itu penulis melakukan pengamatan terhadap tingkat kebisingan yang dihasilkan dan juga menganalisa pengaruh kebisingan terhadap stres kerja pada tiap karyawan dengan jumlah sample 70 orang. Setelah dilakukan pengamatan tersebut didapatkan hasil bahwa tingkatan kebisingan sebagian besar karyawan didapat prosentase bahwa 57 reponden (87,42%) mengalami tingkat kebisingan yang sedang dan 10 responden (14,3%) mengalami tingkat kebisingan tinggi serta 3 responden (4,28%) mengalami tingkat kebisingan rendah. Hal ini menunjukan bahwa suara mesin dianggap bising oleh responden (karyawan) sehingga bisa menyebabkan stres kerja. Berdasarkan analisa yang dilakukan menggunakan uji regresi dan korelasi dengan tingkat kesalahan 5% diketahui bahwa signifikansi 005 maka ada pengaruh antara kebisingan kantor dan stres kerja dan ada hubungan yang sangat erat antara kebisingan kantor dengan stres kerja ini sebesar 0,716. Untuk mengurangi terjadinya stres kerja yang diakibatkan oleh kebisingan, maka pihak perusahaan perlu mengendalikan kebisingan di lingkungan tempat kerja dengan penggunaan alat pelindung diri pada lingkungan kerja yang bising.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/3818
    Collections
    • Industrial Engineering [3109]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV