• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perhitungan Kapasitas Dukung dan Penurunan Fondasi Eksisting Tiang Bor Serta Fondasi Alternatif Tiang Pancang Menggunakan Variasi Dimensi (Studi Kasus: Gedung Keuangan Negara Mamuju)

    Thumbnail
    View/Open
    21511048.pdf (7.232Mb)
    Date
    2026
    Author
    Musthofa, Adzfar Aziz
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Fondasi berperan penting dalam mendistribusikan beban struktur ke tanah pendukung sehingga stabilitas bangunan sangat dipengaruhi oleh kemampuan tanah dalam menahan beban tanpa menimbulkan penurunan yang berlebihan. Pada pembangunan Gedung Keuangan Negara Mamuju, Sulawesi Barat, digunakan fondasi eksisting berupa tiang bor dengan diameter 0,6 m dan kedalaman tiang 30 m. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas dukung dan penurunan fondasi tiang bor eksisting serta mengevaluasi fondasi tiang pancang sebagai alternatif desain dengan variasi diameter tiang. Variasi diameter yang dianalisis adalah 0,45 m, 0,5 m, dan 0,6 m dengan kedalaman tiang tetap 30 m. Metode analisis yang digunakan meliputi perhitungan kapasitas dukung dan penurunan fondasi secara teoritis. Pada fondasi tiang bor digunakan metode Meyerhof (1976) dan Reese & Wright (1977), sedangkan pada fondasi tiang pancang digunakan metode Luciano Decourt (1982) dan Poulos & Davis (1980). Selain itu, analisis numerik dilakukan menggunakan perangkat lunak Plaxis 2D untuk mengevaluasi penurunan fondasi dan membandingkannya dengan hasil perhitungan empiris. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapasitas dukung tiang tunggal fondasi tiang bor dengan metode Meyerhof untuk diameter 0,45 m, 0,5 m, dan 0,6 m sebesar 786,485 kN, 963,407 kN, dan 1328,562 kN, sedangkan metode Reese & Wright sebesar 619,660 kN, 716,417 kN, dan 937,124 kN. Pada fondasi tiang pancang, metode Luciano Decourt menghasilkan 869,158 kN, 1067,434 kN, dan 1525,007 kN, sedangkan metode Poulos & Davis sebesar 1167,706 kN, 1284,543 kN, dan 1476,588 kN. Kapasitas dukung kelompok tiang bor sebesar 7045,748 kN, 7670,519 kN, dan 7938,124 kN untuk Meyerhoft, sedangkan 7399,517 kN, 6417,015 kN, dan 5599,291 kN untuk Reese & Wright. Pada tiang pancang metode Luciano Decourt sebesar 6921,229 kN, 7440,873, dan 9111,882 kN, serta metode Poulos & Davis sebesar 9298,606 kN, 8954,300 kN, dan 8822,577 kN. Nilai penurunan terbesar yang diperoleh sebesar 0,054 m pada metode Luciano Decourt untuk tiang pancang, sedangkan hasil analisis numerik menggunakan Plaxis 2D menunjukkan nilai penurunan yang relatif lebih kecil dibandingkan perhitungan empiris. Berdasarkan hasil analisis tersebut, seluruh nilai kapasitas dukung kelompok lebih besar dari beban aksial yang bekerja dan seluruh nilai penurunan masih berada di bawah batas yang diizinkan menurut Vesic (1977) dan SNI 8460:2017, sehingga fondasi dinyatakan aman.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63696
    Collections
    • Civil Engineering [4806]

    Related items

    Showing items related by title, author, creator and subject.

    • Perencanaan Ulang Fondasi Gedung menggunakan Tiang Pancang Dengan Memperhitungkan Pengaruh Penurunan Fondasi (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Kantor Lurah Sepinggan Raya) 

      Nurhidayah, Riska (Universitas Islam Indonesia, 2024)
      Fondasi memiliki peranan yang penting dalam menyalurkan beban dari struktur atas ke struktur bawah. Pembangunan Gedung Kantor Lurah Sepinggan Raya menggunakan jenis fondasi bor dengan diameter 0,3 m dan kedalaman 6 m ...
    • Analisa Pengaruh Limbah Serabut Kelapa Sebagai Material Stabilisasi Tanah Lempung Terhadap Dimensi Dan Daya Dukung Fondasi Footplate 

      Belanosa, Yulio Kevilanda (Universitas Islam Indonesia, 2016-10-27)
      Dalam suatu pekerjaan konstruksi, tanah memiliki peran yang sangat penting, baik sebagai pendukung konstruksi ataupun sebagai bahan konstruksi, apabila tanah lunak seperti tanah lempung lunak, maka untuk pembangunan ...
    • KAJIAN KAPASITAS DUKUNG FONDASI TIANG PANCANG PADA TANGKI TIMBUN DENGAN METODE ELEMEN HINGGA DAN MEYERHOF (STUDY BEARING CAPACITY OF DRIVEN PILE FOUNDATION ON TANK STORAGE WITH FINITE ELEMENT METHOD AND MEYERHOF) 

      Mahasti Novadila Dwitasari, 13511165 (Universitas Islam Indonesia, 2018-03-09)
      Pembangunan PPKS Kabile di Kalimantan ingin menggembangkan hasil olahan kelapa sawit dengan membangun tangki timbun untuk menyimpan hasil pengolahan sebelum didistribusikan kepada konsumen. Tangki timbun dibangun menggunakan ...

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV