• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perencanaan Ulang Fondasi Gedung menggunakan Tiang Pancang Dengan Memperhitungkan Pengaruh Penurunan Fondasi (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Kantor Lurah Sepinggan Raya)

    Thumbnail
    View/Open
    18511066.pdf (10.68Mb)
    Date
    2024
    Author
    Nurhidayah, Riska
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Fondasi memiliki peranan yang penting dalam menyalurkan beban dari struktur atas ke struktur bawah. Pembangunan Gedung Kantor Lurah Sepinggan Raya menggunakan jenis fondasi bor dengan diameter 0,3 m dan kedalaman 6 m pada tanah lempung. Redesain fondasi tiang bor ke tiang pancang dilakukan dengan membandingkan kapasitas dukung tiang, penurunan, dan tegangan yang terjadi pada tiang. Redesain fondasi tiang pancang dilakukan dengan memodelkan Gedung Lurah Sepinggan Raya di SAP2000 untuk mendapatkan reaksi tumpuan. Kapasitas dukung dihitung menggunakan metode Meyerhof serta Schmertmann dan Nottingham berdasarkan data sondir (CPT). Penurunan tiang tunggal dihitung secara empiris, sedangkan kelompok tiang menggunakan metode Vesic (1977). Hasil analisis kapasitas dukung kelompok (Qg) pada fondasi tiang bor dengan diameter 0,3 m, dan kedalaman 6 m sebesar 1069,60 kN lebih besar dari beban aksial (P) sebesar 657, 66 kN sehingga dinyatakan aman. Penurunan total untuk tiang kelompok (Sg) sebesar 0,00652 m lebih kecil dari penurunan izin (Sizin) sebesar 0,151 m. Selain itu, Tegangan yang terjadi pada fondasi bor (σ) sebesar 5275,19 kN lebih kecil dari tegangan izin (σizin) sebesar 15131,24 kN, sehingga aman dari segi kapasitas dukung tiang, penurunan dan tegangan yang terjadi. Pada fondasi tiang pancang alternatif dengan diameter 0,30 m, 0,35 m, dan 0,40 m serta kedalaman 6 m, kapasitas dukung kelompok (Qg) yang dihitung menggunakan metode Meyerhof serta metode Schmertmann dan Nottingham lebih besar dibandingkan beban aksial, (P) sebesar 657,66 kN, sehingga kapasitas dukung tiang kelompok sudah aman. Penurunan kelompok tiang pancang (Sg) sebesar 0,024 m lebih kecil dari penurunan izin (Sizin), dan tegangan yang terjadi (σ) juga berada di bawah tegangan izin (σizin) . Oleh karena itu, fondasi tiang pancang dinyatakan aman dalam hal kapasitas dukung tiang, penurunan, dan tegangan yang terjadi pada tiang.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54295
    Collections
    • Civil Engineering [4806]

    Related items

    Showing items related by title, author, creator and subject.

    • ANALISIS PERBANDINGAN PONDASI TIANG KAYU, PONDASI TIANG PANCANG DAN PONDASI TIANG BOR UNTUK BANGUNAN BERTINGKAT PADA TANAH LUNAK (COMPARISON ANALYSIS OF PERBANDINGAN PONDASI WOOD FOUNDATION, PILE FOUNDATION AND BORED PILE FOUNDATION FOR STOREY BUILDING ON SOFT SOIL) (Studi Kasus MDA Muhlisin, Tangkerang Barat, Marpoyan, Pekanbaru) 

      M. Rizqisyah Putra, 12511148 (Universitas Islam Indonesia, 2019-01-30)
      Keadaan struktur tanah sangat mempengaruhi tipe pondasi yang akan digunakan. Dalam tugas akhir ini, tanah yang diperhitungkan ialah tanah lunak yang basah dan menyimpan zat asam serta mempunyai kedalaman tanah keras yang ...
    • Analisis Pengaruh Diameter, Panjang, dan Formasi Tiang terhadap Kapasitas Dukung dan Penurunan Pondasi Tiang Pancang 

      Priarianto, Eko; Widodo, Sembodo Wahyu (UII Yogyakarta, 2002)
      Pondasi merupakan struktur bawah suatu bangunan yang berfungsi untuk meneruskan beban struktur ke lapisan tanah pendukung. Pondasi tiang pancang digunakan jika lapisan tanah bagian atas compressible dan terlalu lunak ...
    • Studi Literatur Analisis Perhitungan Kapasitas Tarik Tiang Bor Tunggal dengan Pembesaran Ujung dan Tiang Pancang Kelompok 

      Rafi'i, Cholis; Sakti, Rio Bahtianan (UII Yogyakarta, 1999)
      Pondasi dari suatu gedung ataupun struktur yang lain umumnya mempunvai fungsi utama untuk menahan beban dari berat sendiri bangunan dengan meneruskan beban tersebut ke tanah. Pada struktur tertentu, seperti gedung dengan ...

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV