Show simple item record

dc.contributor.authorParid
dc.date.accessioned2026-06-22T06:37:33Z
dc.date.available2026-06-22T06:37:33Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63631
dc.description.abstractPenelitian ini berangkat dari paradoks pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada industri semen yang secara inheren berisiko tinggi terhadap degradasi ekologis. Studi ini berfokus pada PT SCG Indonesia, dengan temuan awal berupa indikasi pencemaran lingkungan, keterbatasan transparansi dokumen AMDAL, serta pelaksanaan TJSL yang cenderung bersifat karitatif jangka pendek dan minim partisipasi masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara kewajiban hukum sebagaimana diatur dalam UU No. 40 Tahun 2007, UU No. 25 Tahun 2007, dan UU No. 32 Tahun 2009 dengan efektivitas implementasinya di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk implementasi serta mengukur efektivitas kewajiban hukum TJSL PT SCG Indonesia berbasis kerangka Environmental, Social, and Governance (ESG) 4 Plus. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio-legal, perundang-undangan, dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT SCG Indonesia telah mengintegrasikan kepatuhan hukum ke dalam strategi korporasi melalui kerangka ESG 4 Plus. Secara empiris, perusahaan tidak hanya memenuhi standar kepatuhan minimal, tetapi juga melampauinya melalui inovasi teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) dan transformasi pendekatan TJSL dari filantropi menuju pemberdayaan masyarakat berbasis kemandirian melalui program Gerakan Desa Berdikari (GESARI). Dalam perspektif kepatuhan hukum H.C. Kelman, praktik tersebut mencerminkan pergeseran dari tahap compliance menuju internalization. Efektivitas sosiologis juga diperkuat oleh keterlibatan masyarakat dalam seluruh tahapan program, sebagaimana diukur melalui parameter partisipasi Cohen dan Uphoff. Meskipun demikian, untuk menjamin keberlanjutan dan akuntabilitas jangka panjang, perusahaan masih perlu memperkuat desain strategis serta mengembangkan instrumen pengukuran dampak yang lebih komprehensif dan terukur.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectTanggung Jawab Sosial dan Lingkunganen_US
dc.subjectKepatuhan Hukumen_US
dc.subjectESG 4 Plusen_US
dc.subjectPartisipasi Masyarakaten_US
dc.titleEfektivitas Hukum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Berbasis Environmental Social Governance 4 Plus Siam Cement Group Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM24912037


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record