Karakteristik Lingkungan Social Commerce dan Niat Beli Konsumen: Studi Pada Pengguna TikTok Shop
Abstract
Meskipun pertumbuhan pesat perdagangan sosial, mekanisme di mana karakteristik
lingkungan platform memengaruhi niat pembelian masih kurang dieksplorasi, terutama
di pasar emerging. Studi ini mengatasi kesenjangan ini dengan menganalisis bagaimana
karakteristik lingkungan perdagangan sosial TikTok Shop memengaruhi niat
pembelian melalui peran mediasi berurutan interaksi antarindividu dan nilai yang
dirasakan pelanggan. Keunikan Penelitian: Berbeda dengan studi sebelumnya yang
menganalisis konstruksi ini secara terpisah, penelitian ini (1) mengintegrasikan
perspektif multi-teori dengan menggabungkan Model SOR dan Teori Nilai Pelanggan,
(2) fokus secara spesifik pada interaksi antarindividu C2C sebagai mekanisme mediasi
utama, dan (3) menyederhanakan empat dimensi lingkungan menjadi konstruksi
tunggal untuk menguji dampak kolektifnya. Menggunakan metodologi kuantitatif, data
dari 200 pengguna aktif TikTok Shop di Indonesia dianalisis menggunakan PLS-SEM.
Hasil menunjukkan bahwa karakteristik lingkungan perdagangan sosial secara
signifikan mempengaruhi interaksi antarindividu (β=0.525; p<0.05), yang kemudian
memengaruhi nilai yang dirasakan pelanggan (β=0.639; p<0.05), dan pada akhirnya
mendorong niat pembelian (β=0.579; p<0.05). Jalur langsung dari karakteristik
lingkungan ke niat pembelian (β=0.282; p<0.05) juga dikonfirmasi. Model ini
menjelaskan 61,5% varians dalam niat pembelian. Kontribusi teoretis: Studi ini
memperkaya teori SOR dengan menunjukkan peran kritis interaksi sosial dan persepsi
nilai sebagai mekanisme psikologis yang menghubungkan fitur platform dengan hasil
perilaku. Implikasi praktis: Temuan ini memberikan wawasan yang dapat diterapkan
bagi platform perdagangan sosial untuk mengoptimalkan fitur interaktif yang
mendorong keterlibatan pengguna dan penciptaan nilai.
Collections
- Master of Management [560]
