• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pengaruh Inflasi, Upah Minimum Regional, PDRB, dan Nilai Tukar Terhadap Pengangguran di Indonesia pada Periode 2004-2013

    Thumbnail
    View/Open
    Skripsi_Dewi Lestari 13313125 PDF.pdf (1.490Mb)
    Jurnal_Dewi Lestari 13313125 PDF.pdf (390.8Kb)
    Date
    2018-01-10
    Author
    Dewi Lestari, 13313125
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pengangguran merupakan salah satu permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh setiap Negara. Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan. Pengangguran yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur dan keluarganya. Tingkat pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politik keamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh inflasi, upah minimum, PDRB, dan nilai tukar terhadap tingkat pengangguran di Indonesia pada periode 2004-2013. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kausalitas, sedangkan metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Obyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 33 provinsi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukan bahwa inflasi memiliki pengaruh positif dan signifkan terhadap tingkat pengangguran. Dengan kata lain, jika inflasi nilainya naik, maka akan menaikan jumlah tingkat pengangguran. Upah minimum regional memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap tingkat pengangguran. Dengan kata lain, jika upah minimum regional nilainya naik, maka tidak akan menaikan jumlah tingkat pengangguran secara signifikan. PDRB memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran. Dengan kata lain, jika PDRB nilainya naik, maka akan menurunkan jumlah tingkat pengangguran. Nilai tukar memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran. Dengan kata lain, jika nilai tukar nilainya naik, maka akan menurunkan jumlah tingkat pengangguran.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/6324
    Collections
    • Economics [2634]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV