Pola-pola Komunikasi Pelatih dan Atlet UKM Pencak Silat di Universitas Islam Indonesia dan Universitas Gadjah Mada
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan bagaimana pola-pola komunikasi dan
bentuk komunikasi interpersonal antara pelatih dan atlet dari UKM Pencak Silat di
Universitas Islam Indonesia dan Universitas Gadjah Mada. Pada penelitian ini, metode
yang digunakan ialah fenomenologi dengan pendekatan kualitatif dan untuk data
penelitian ini didapatkan penulis melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi dua arah
(interaksional) dan komunikasi interpersonal, baik secara verbal maupun nonverbal
memiliki peran penting dalam proses pelatihan dan pertandingan. Komunikasi yang
diterapkan mencerminkan prinsip keterbukaan, empati, sikap positif, dan kesetaraan yang
membentuk hubungan emosional antara pelatih dan atlet.
Temuan dari penelitian ini memperlihatkan adanya pola komunikasi pertukaran
sosial, pola permainan, dan pola peranan yang berada dalam gaya dan intensitas interaksi
di kedua universitas. Pelatih UII lebih mengedepankan komunikasi humanistik dan
emosional, sedangkan pelatih UGM lebih menekankan instruksi langsung yang dipadukan
dengan pendekatan informal seperti kegiatan makrab dan makan bersama. Perbandingan
menunjukkan bahwa meskipun pendekatan berbeda, kedua UKM berhasil membentuk
komunikasi terhadap perkembangan pencapaian prestasi atlet. Oleh karena itu, pola
komunikasi yang efektif bukan hanya sebagai sarana teknis, tetapi juga sebagai alat
pembinaan karakter dan memotivasi dalam pengembangan atlet pencak silat di lingkungan
perguruan tinggi.
Collections
- Communication [1433]
