Show simple item record

dc.contributor.authorAini, Nurul
dc.date.accessioned2026-05-29T03:19:14Z
dc.date.available2026-05-29T03:19:14Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63031
dc.description.abstractPengelolaan persediaan yang tidak optimal dapat menyebabkan peningkatan biaya operasional serta risiko kekurangan atau kelebihan stok, khususnya pada sektor ritel yang menghadapi ketidakpastian permintaan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan total biaya persediaan produk baju batik menggunakan Sistem Periodic Review (P) dan Sistem Continuous Review (Q) berdasarkan data simulasi probabilistik dan hasil peramalan Grey Model GM(1,1). Studi kasus dilakukan pada Ritel Batik XYZ Yogyakarta dengan lima jenis produk sebagai objek penelitian. Metode Grey Model GM(1,1) digunakan untuk meramalkan permintaan karena kemampuannya dalam menangani data dengan jumlah terbatas dan fluktuasi yang relatif tinggi. Hasil peramalan selanjutnya dikonversi menjadi permintaan harian dan digunakan sebagai input dalam simulasi sistem persediaan selama periode 365 hari. Parameter kebijakan persediaan pada Sistem P dan Sistem Q ditentukan melalui proses optimasi menggunakan Solver dengan tujuan meminimalkan total biaya persediaan yang terdiri dari ordering cost, holding cost, dan lost sales cost. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Periodic Review (P) lebih efisien dibandingkan Sistem Continuous Review (Q) dalam meminimalkan total biaya persediaan pada seluruh produk yang dianalisis. Baik menggunakan data simulasi probabilistik maupun hasil peramalan Metabolic GM(1,1), Sistem P secara konsisten menghasilkan total biaya persediaan yang lebih rendah, menjadikannya lebih adaptif dan optimal untuk diterapkan di Ritel Batik XYZ. Meskipun Sistem Q lebih responsif terhadap perubahan permintaan, Sistem P terbukti lebih efektif dalam menekan biaya operasional tanpa meningkatkan risiko kehilangan penjualan secara signifikan. Secara keseluruhan, integrasi peramalan Metabolic GM(1,1) dengan kebijakan Sistem P memberikan hasil yang paling efisien sesuai dengan karakteristik permintaan produk batik tersebut.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGrey Model GM(1,1)en_US
dc.subjectSistem Pen_US
dc.subjectSistem Qen_US
dc.subjectTotal Biaya Persediaanen_US
dc.titlePerbandingan Total Biaya Persediaan Produk Baju Batik Menggunakan Sistem P dan Q Berdasarkan Simulasi Probabilistik dan Grey Model (GM) (Studi Kasus : Ritel Batik XYZ Yogyakarta)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21611153


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record