Perbandingan Total Biaya Persediaan Produk Baju Batik Menggunakan Sistem P dan Q Berdasarkan Simulasi Probabilistik dan Grey Model (GM) (Studi Kasus : Ritel Batik XYZ Yogyakarta)
Abstract
Pengelolaan persediaan yang tidak optimal dapat menyebabkan peningkatan
biaya operasional serta risiko kekurangan atau kelebihan stok, khususnya pada
sektor ritel yang menghadapi ketidakpastian permintaan. Penelitian ini bertujuan
untuk membandingkan total biaya persediaan produk baju batik menggunakan
Sistem Periodic Review (P) dan Sistem Continuous Review (Q) berdasarkan data
simulasi probabilistik dan hasil peramalan Grey Model GM(1,1). Studi kasus
dilakukan pada Ritel Batik XYZ Yogyakarta dengan lima jenis produk sebagai
objek penelitian. Metode Grey Model GM(1,1) digunakan untuk meramalkan
permintaan karena kemampuannya dalam menangani data dengan jumlah terbatas
dan fluktuasi yang relatif tinggi. Hasil peramalan selanjutnya dikonversi menjadi
permintaan harian dan digunakan sebagai input dalam simulasi sistem persediaan
selama periode 365 hari. Parameter kebijakan persediaan pada Sistem P dan Sistem
Q ditentukan melalui proses optimasi menggunakan Solver dengan tujuan
meminimalkan total biaya persediaan yang terdiri dari ordering cost, holding cost,
dan lost sales cost. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Periodic Review
(P) lebih efisien dibandingkan Sistem Continuous Review (Q) dalam
meminimalkan total biaya persediaan pada seluruh produk yang dianalisis. Baik
menggunakan data simulasi probabilistik maupun hasil peramalan Metabolic
GM(1,1), Sistem P secara konsisten menghasilkan total biaya persediaan yang lebih
rendah, menjadikannya lebih adaptif dan optimal untuk diterapkan di Ritel Batik
XYZ. Meskipun Sistem Q lebih responsif terhadap perubahan permintaan, Sistem
P terbukti lebih efektif dalam menekan biaya operasional tanpa meningkatkan
risiko kehilangan penjualan secara signifikan. Secara keseluruhan, integrasi
peramalan Metabolic GM(1,1) dengan kebijakan Sistem P memberikan hasil yang
paling efisien sesuai dengan karakteristik permintaan produk batik tersebut.
Collections
- Statistics [1232]
