• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perbandingan Total Biaya Persediaan Produk Baju Batik Menggunakan Sistem P dan Q Berdasarkan Simulasi Probabilistik dan Grey Model (GM) (Studi Kasus : Ritel Batik XYZ Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    21611153.pdf (3.331Mb)
    Date
    2026
    Author
    Aini, Nurul
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pengelolaan persediaan yang tidak optimal dapat menyebabkan peningkatan biaya operasional serta risiko kekurangan atau kelebihan stok, khususnya pada sektor ritel yang menghadapi ketidakpastian permintaan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan total biaya persediaan produk baju batik menggunakan Sistem Periodic Review (P) dan Sistem Continuous Review (Q) berdasarkan data simulasi probabilistik dan hasil peramalan Grey Model GM(1,1). Studi kasus dilakukan pada Ritel Batik XYZ Yogyakarta dengan lima jenis produk sebagai objek penelitian. Metode Grey Model GM(1,1) digunakan untuk meramalkan permintaan karena kemampuannya dalam menangani data dengan jumlah terbatas dan fluktuasi yang relatif tinggi. Hasil peramalan selanjutnya dikonversi menjadi permintaan harian dan digunakan sebagai input dalam simulasi sistem persediaan selama periode 365 hari. Parameter kebijakan persediaan pada Sistem P dan Sistem Q ditentukan melalui proses optimasi menggunakan Solver dengan tujuan meminimalkan total biaya persediaan yang terdiri dari ordering cost, holding cost, dan lost sales cost. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Periodic Review (P) lebih efisien dibandingkan Sistem Continuous Review (Q) dalam meminimalkan total biaya persediaan pada seluruh produk yang dianalisis. Baik menggunakan data simulasi probabilistik maupun hasil peramalan Metabolic GM(1,1), Sistem P secara konsisten menghasilkan total biaya persediaan yang lebih rendah, menjadikannya lebih adaptif dan optimal untuk diterapkan di Ritel Batik XYZ. Meskipun Sistem Q lebih responsif terhadap perubahan permintaan, Sistem P terbukti lebih efektif dalam menekan biaya operasional tanpa meningkatkan risiko kehilangan penjualan secara signifikan. Secara keseluruhan, integrasi peramalan Metabolic GM(1,1) dengan kebijakan Sistem P memberikan hasil yang paling efisien sesuai dengan karakteristik permintaan produk batik tersebut.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63031
    Collections
    • Statistics [1232]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV