• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Perbandingan Daya Dukung dan Penurunan Pondasi Tiang Bor dan Pondasi Tiang Pancang Berdasarkan Data SPT (Studi Kasus: Proyek Tol Solo-Yogya-NYIA Seksi 2 Paket 2.2 B)

    Thumbnail
    View/Open
    21511008.pdf (11.48Mb)
    Date
    2026
    Author
    Dewanto, Athar Haitami
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pondasi tiang berfungsi menyalurkan beban struktur ke lapisan tanah yang lebih dalam dan memiliki daya dukung yang memadai. Selain memenuhi persyaratan daya dukung, perencanaan pondasi juga harus memperhatikan besarnya penurunan agar kinerja struktur tetap berada dalam batas yang diizinkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan daya dukung serta penurunan pondasi tiang bor dan pondasi tiang pancang berdasarkan data Standard Penetration Test (SPT) pada proyek pembangunan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Seksi 2 Paket 2.2 B titik P45. Metode penelitian meliputi analisis daya dukung dan penurunan pondasi berdasarkan data SPT yang telah dikoreksi menjadi N60. Analisis daya dukung pondasi tiang bor dilakukan menggunakan metode Reese and Wright dan Meyerhof, sedangkan pondasi tiang pancang dianalisis menggunakan metode Meyerhof dan Luciano Decourt. Analisis penurunan dilakukan pada kondisi tiang tunggal dan tiang kelompok dengan menggunakan metode empiris serta pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak PLAXIS 2D. Variasi diameter tiang yang ditinjau adalah 1,2 m, 1,0 m, dan 0,8 m dengan jumlah tiang yang disesuaikan pada setiap konfigurasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh konfigurasi pondasi tiang kelompok telah memenuhi beban aksial struktur sebesar 6496,403 ton. Pada diameter 1,2 m dengan 21 tiang, daya dukung pondasi tiang bor sebesar 12319,375 ton menurut metode Reese and Wright dan 26196,447 ton menurut metode Meyerhof, sedangkan pondasi tiang pancang menghasilkan daya dukung sebesar 26203,066 ton (Meyerhof) dan 20.480,711 ton (Luciano Decourt), dengan hasil uji PDA pada tiang bor sebesar 12527,171 ton yang mendekati metode Reese and Wright. Penurunan tiang tunggal pada pondasi tiang bor tercatat sebesar 1,64 cm, 1,87 cm, dan 1,86 cm untuk diameter 1,2 m, 1,0 m, dan 0,8 m, sedangkan pada pondasi tiang pancang sebesar 1,54 cm, 1,68 cm, dan 1,62 cm pada diameter yang sama. Pada pondasi tiang kelompok, metode empiris menghasilkan penurunan pada tiang bor sebesar 4,24 cm, 5,29 cm, dan 5,87 cm, sementara hasil PLAXIS 2D sebesar 3,672 cm, 3,672 cm, dan 6,841 cm, sedangkan pada pondasi tiang pancang diperoleh penurunan empiris sebesar 3,99 cm, 4,74 cm, dan 5,12 cm, serta hasil PLAXIS 2D sebesar 3,656 cm, 3,654 cm, dan 6,779 cm, yang seluruhnya masih berada dalam batas penurunan yang dapat diterima untuk mendukung kinerja struktur. Pondasi tiang pancang umumnya menghasilkan daya dukung yang lebih besar dan penurunan yang lebih kecil dibandingkan pondasi tiang bor karena proses pemancangan meningkatkan kepadatan tanah dan kekakuan sistem pondasi. Namun demikian, pondasi tiang bor menunjukkan kesesuaian yang lebih baik terhadap hasil uji lapangan (PDA), sehingga dinilai lebih merepresentasikan kondisi aktual tanah di lokasi penelitian.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62960
    Collections
    • Civil Engineering [4777]

    Related items

    Showing items related by title, author, creator and subject.

    • ANALISIS PERBANDINGAN PONDASI TIANG KAYU, PONDASI TIANG PANCANG DAN PONDASI TIANG BOR UNTUK BANGUNAN BERTINGKAT PADA TANAH LUNAK (COMPARISON ANALYSIS OF PERBANDINGAN PONDASI WOOD FOUNDATION, PILE FOUNDATION AND BORED PILE FOUNDATION FOR STOREY BUILDING ON SOFT SOIL) (Studi Kasus MDA Muhlisin, Tangkerang Barat, Marpoyan, Pekanbaru) 

      M. Rizqisyah Putra, 12511148 (Universitas Islam Indonesia, 2019-01-30)
      Keadaan struktur tanah sangat mempengaruhi tipe pondasi yang akan digunakan. Dalam tugas akhir ini, tanah yang diperhitungkan ialah tanah lunak yang basah dan menyimpan zat asam serta mempunyai kedalaman tanah keras yang ...
    • Analisis Pengaruh Pencampuran Bahan Aditif Kapur Karbid pada Tanah Berbutir Halus di Bawah Dasar Pondasi Bangunan terhadap Dimensi Pondasi dengan Metode VESIC 

      Purwadi (Universitas Islam Indonesia, 2007)
      Bangunan Sipil dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian diatas tanah (Upperstructure) dan bagian dibawah tanah (Substructure). Bagian Upperstructure adalah seluruh bagian struktur dari bangunan yang ada diatas ...
    • Perencanaan Pondasi Barrette Piles untuk Gedung Bertingkat pada Tanah Lempung (Studi Kasus Pondasi Gedung UMY) 

      Dwi Nurhidayat, 95310110; Muhamad Arifin, 95310112 (Universitas Islam Indonesia, 2002)
      Pondasi tiang Barrette baru digunakan di beberapa proyek gedung bertingkat di negara maju dan di Jakarta, sehingga belum banyak dikenal secara luas. Untuk itu pada penelitian ini akan dikaji bagaimana merencanakan ...

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV