• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Integrasi Model SIR-UV, Random Forest dan Time Varying Copula untuk Analisis Kasus DBD (Studi Kasus : Demam Berdarah Dengue di DKI Jakarta tahun 2008-2024)

    Thumbnail
    View/Open
    22611047.pdf (7.556Mb)
    Date
    2026
    Author
    Harum, Allun Samudra
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit endemik di wilayah tropis seperti Indonesia, dengan DKI Jakarta sebagai salah satu daerah dengan pola kasus yang fluktuatif. Peningkatan kasus DBD dipengaruhi oleh faktor iklim, seperti suhu, curah hujan, kelembapan, dan lama penyinaran matahari, yang mempercepat siklus hidup nyamuk serta proses transmisi virus. Model kompartemen dasar seperti SIR-UV mampu menggambarkan mekanisme penularan antara manusia dan vektor, namun masih memiliki keterbatasan dalam menangkap pengaruh faktor eksternal yang bersifat nonlinier serta dinamika spasial antarwilayah.Penelitian ini mengombinasikan model SIR-UV dengan pendekatan Random Forest dan Time Varying Copula untuk meningkatkan analisis dan prediksi DBD di DKI Jakarta. Model SIR-UV digunakan untuk mengestimasi laju gigitan nyamuk B(t), Random Forest diterapkan untuk memodelkan pengaruh variabel iklim terhadap dinamika penularan, serta Time Varying Copula untuk menganalisis ketergantungan dinamis antarwilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai B(t) berada pada kisaran 0,70 hingga 1,05 dengan pola fluktuasi musiman yang relatif stabil, di mana Jakarta Timur memiliki dinamika paling tinggi dan Jakarta Pusat paling stabil. Model Random Forest default memberikan performa prediksi terbaik, dengan salah satu nilai RMSE testing sebesar 0,011 dan SA Score 0,012. Analisis Time Varying Clayton Copula mengungkap adanya dependensi antarwilayah yang berubah dari waktu ke waktu. Penerapan Error Correction mampu menurunkan RMSE secara signifikan, misalnya pada Jakarta Utara dari 44,43 menjadi 18,65. Integrasi ketiga pendekatan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap dinamika DBD di DKI Jakarta serta mendukung pengembangan sistem peringatan dini yang lebih efektif.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62850
    Collections
    • Statistics [1227]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV