| dc.description.abstract | Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli
Daerah (PAD) yang strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Namun,
tingkat kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Bantul masih menghadapi tantangan
berupa tunggakan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
pengetahuan pajak, sanksi pajak, kualitas pelayanan, layanan E-Samsat, dan tingkat
pendapatan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten
Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer
yang diperoleh melalui kuesioner. Penentuan jumlah sampel dilakukan
menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh 202 responden dari populasi wajib
pajak kendaraan bermotor roda dua yang terdaftar di SAMSAT Kabupaten Bantul
dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear
berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS 25. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengetahuan pajak, kualitas pelayanan, dan tingkat
pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak
kendaraan bermotor, sedangkan sanksi pajak dan layanan E-Samsat tidak
berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. | en_US |