Etika Komunikasi Islam dalam Dakwah Kadam Sidik di Media Sosial TikTok
Abstract
Dakwah merupakan aktivitas yang bertujuan untuk mengajak individu menuju jalan
kebenaran sesuai ajaran Islam. Seiring dengan perkembangan teknologi, kegiatan dakwah
mengalami perubahan yang signifikan, dari metode dakwah yang awalnya secara langsung
lewat tatap muka menjadi dakwah digital melalui media sosial. Penelitian ini berfokus pada
penerapan etika komunikasi Islam dalam dakwah Kadam Sidik di media sosial TikTok dengan
akun @kadamsidik00.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan etika komunikasi
Islam yang digunakan Kadam Sidik saat berdakwah lewat konten-konten video TikTok.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi
terhadap enam konten video dakwah Kadam Sidik. Hasil penelitian menunjukan bahwa
Kadam Sidik mampu menerapkan enam etika komunikasi Islam yang terdapat dalam Alquran,
yaitu qaulan sadidan, qaulan ma’rufan, qaulan maysuran, qaulan kariman, qaulan layyinan,
dan qaulan balighan.
Penerapan qaulan sadidan terlihat dari kejujuran dan kebenaran pesan dakwah yang
disampaikan berdasarkan Al-Quran. Prinsip qaulan ma’rufan tercemin dari penggunaan
bahasa yang baik, sedangkan qaulan maysuran terlihat dari pemilihan bahasa yang ringan dan
mudah dipahami. Kemudian, qaulan kariman tampak dari sikap sopan, dan penghormatan
dalam komunikasinya, sementara qaulan layyinan ditujukan melalui kelembutan dan
kerendahan nada bicara Kadam Sidik. Terakhir, qaulan balighan terlihat dari penyampaian
pesan yang langsung efektif. Etika komunikasi Islam menjadi landasan yang penting dalam
berkomunikasi, termasuk dalam dakwah di media sosial, agar pesan yang disampaikan tetap
beretika dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Collections
- Communication [1422]
