Perilaku Fanatisme Pada Cosplayer Anime
Abstract
Anime (animasi Jepang) menjadi sangat popular di Indonesia. pada tahun
2000 ke atas budaya populer Jepang mulai merambat luas pada kalangan anak muda,
seperti pelajar dan mahasiswa. salah satunya adalah cosplay. Cosplay menjadi salah
satu cara untuk menunjukan kefanatisan mereka kepada anime, dengan
menggunakan kostum karakter anime mereka meniru semua hal dari karakter yang
mereka cosplay, dan cosplayer merupakan orang yang melakukan hal tersebut.
Berdasarkan hal tersebut peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk
mengetahui bagaimana bentuk fanatisme pada cosplayer anime. Penelitian ini akan
menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melewati berbagai tahapan seperti
pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil
penelitian ini menyimpulkan perilaku fanatisme para cosplayer anime di bagi
menjadi empat karakteristik yaitu 1) keterlibatan secara internal dengan cara
membeli barang atau aksesoris seperti action figure, gantungan kunci dan kostum.
2)keterlibatan eksternal, responden membranding diri sendiri di sosial media sebagai
cosplayer dan pecinta anime. 3) keinginan untuk memperoleh sesuatu yang
berhubungan dengan objek fanatis seperti menghalukan karakter anime sebagai
pasangan mereka. 4) berinteraksi dengan orang yang memiliki minat yang sama,
pada karakteristik ini yang di lakukan yaitu membentuk sebuah wadah untuk
menampung individu yang memiliki minat yang sama pada anime dan cosplay
melalui komunitas.
Collections
- Communication [1420]
