Show simple item record

dc.contributor.authorHidayat, Robby Aulia
dc.date.accessioned2026-05-09T02:51:22Z
dc.date.available2026-05-09T02:51:22Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62270
dc.description.abstractPenelitian Tesis ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami kepastian hukum terhadap pelaksanaan parate eksekusi hak tanggungan pada pembiayaan musyarakah mutanaqishah dan bagaimana pertimbangan hakim terhadap pelaksanaan parate eksekusi Hak Tanggungan yang dinyatakan tidak sah di Pengadilan Agama. Jenis Penelitian hukum yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (Statue Approach) dan pendekatan kasus (Case Approach). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Prosedur parate eksekusi hak tanggungan tidak memberikan kepastian hukum karena dalam praktiknya terjadi konflik norma antara Pasal 6 UUHT yang tidak lagi meminta fiat maupun adanya campur tangan pengadilan dengan penjelasan umum angka 9 yang merujuk pada pasal 224 HIR yang mewajibkan ijin/fiat pengadilan. Pertimbangan hakim juga belum secara konsisten menerapkan asas lex specialis derogat legi generali dan lex posterior derogat legi priori, sehingga kedudukan parate eksekusi tersebut menjadi lemah, oleh karena itu diperlukan penerapan prinsip kehati-hatian secara konsisten oleh bank syariah, serta peraturan khusus mengenai lelang parate eksekusi hak tanggungan untuk mewujudkan kepastian hukum.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKepastian Hukumen_US
dc.subjectParate Eksekusien_US
dc.subjectHak Tanggungan dan Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishahen_US
dc.titleKepastian Hukum Parate Eksekusi Hak Tanggungan Dalam Akad Musyarakah Mutanaqishah Pada Bank Muamalat (Studi Kasus Putusan Ekonomi Syariah No. 950/Pdt.G/2019/PA.JP dan Putusan No. 83/Pdt.G/2020/PTA.JK)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM23912034


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record