Show simple item record

dc.contributor.authorApriliana, Sheila Kartika
dc.date.accessioned2026-05-08T01:58:08Z
dc.date.available2026-05-08T01:58:08Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62184
dc.description.abstractPenelitian ini mengkaji penerapan prinsip the best interests of the child dalam pengangkatan anak terlantar oleh calon orang tua angkat yang berbeda agama, khususnya terkait persyaratan kesesuaian agama sebagaimana diatur dalam Peraturan PemerintahNomor 54 Tahun 2007. Ketentuan tersebut menimbulkan persoalan normatif ketika dihadapkan pada kebutuhan perlindungan dan pengasuhan anak secara segera. Penelitian ini bertujuan menilai kesesuaian pengaturan tersebut dengan prinsip perlindungan anak dan kepentingan terbaik bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan Dinas Sosial, ahli psikologi perkembangan, serta hakim Pengadilan Negeri Sleman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan agama anak terlantar berdasarkan mayoritas agama wilayah penemuan tidak selalu sejalan dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak dan berpotensi menghambat proses pengangkatan anak. Oleh karena itu, diperlukan penafsiran progresif atau revisi terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 agar pengaturan pengangkatan anak lebih adaptif dan berorientasi pada perlindungan anak.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPengangkatan Anaken_US
dc.subjectKepentingan Terbaik Anaken_US
dc.subjectAnak Terlantaren_US
dc.subjectIdentitas Agamaen_US
dc.titlePenerapan Prinsip Kepentingan Terbaik Bagi Anak pada Pengangkatan Anak Terlantar dengan Lingkungan Beda Agamaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21410201


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record