• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Communication
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Wtlg (We’re The Lost Generation): Penciptaan Lagu Pop House Mengangkat Isu Quarter-Life Crisis

    Thumbnail
    View/Open
    21321065.pdf (2.942Mb)
    Date
    2025
    Author
    Fadillah, Faridh
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Generasi Z saat ini dihadapkan pada fase ketidakpastian psikologis yang dikenal sebagai Quarter-Life Crisis, ditandai dengan kebingungan identitas, tekanan finansial, dan kecemasan akan masa depan. Fenomena ini seringkali diperparah oleh paparan media sosial yang menciptakan perasaan kolektif "tersesat" atau terjebak. Namun, minimnya media komunikasi yang mampu mengartikulasikan keresahan ini dengan bahasa yang relevan bagi kultur anak muda menjadi kesenjangan tersendiri. Tugas Akhir ini bertujuan untuk menciptakan sebuah medium komunikasi ekspresif berupa lagu bergenre Pop House yang berjudul "Wtlg" (We're The Lost Generation). Tujuannya adalah mengubah narasi kecemasan tersebut menjadi representasi suara Generasi Z yang jujur dan optimis. Metode penciptaan karya menggunakan pendekatan Practice-led Research dengan landasan Teori Komunikasi Ekspresif dan Teori Quarter-Life Crisis. Proses produksi audio dilakukan secara digital (Home Recording) memanfaatkan perangkat lunak FL Studio, menggabungkan lirik yang satir dengan aransemen Pop House yang upbeat. Secara visual, cover art dirancang menggunakan semiotika warna kuning dan biru untuk menyimbolkan dualitas "peringatan" (caution) dan "melankolia". Hasil dari proyek ini adalah sebuah produk budaya populer yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai pembawa pesan, di mana peleburan beat dinamis dan lirik reflektif sukses "menghidupkan" emosi audiens. Karya ini menyimpulkan bahwa musik Pop House merupakan solusi kreatif yang strategis untuk menyuarakan ketidakpastian Gen Z, mengubah rasa keterpurukan menjadi semangat untuk bertahan hidup.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62136
    Collections
    • Communication [1420]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV