• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaturan Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara Sebagai Syarat Penetapan Tersangka Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 UU-PTPK

    Thumbnail
    View/Open
    23912060.pdf (1.421Mb)
    Date
    2025
    Author
    Noviantama, Doni
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilatarbelakangi karena beberapa kasus penetapan tersangka Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU-PTPK tanpa adanya Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (LHAPKKN) dari institusi yang berwenang seperti BPK. Hal ini jelas bertentangan dengan prinsip due process of law dan Putusan MK Nomor 25/PUU-XIV/2016. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur yang seharusnya terkait dengan penetapan tersangka Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU-PTPK sesuai dengan prinsip due process of law, menganalisis keabsahan penetapan tersangka Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU-PTPK tanpa didasarkan LHAPKKN serta menganalisis pengaturan LHAPKKN sebagai syarat penetapan tersangka Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU-PTPK. Penelitian ini merupakan penelitian normatif-empiris dengan menggunakan pendekatan filosofis, konseptual, kasus dan perundang-undangan dengan mendasarkan pada data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, prosedur penetapan tersangka Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU-PTPK sesuai dengan prinsip due process of law yaitu telah didasarkan pada minimal 2 alat bukti yang sah, telah dilakukan pemeriksaan terhadap calon tersangka dan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Kedua, proses penetapan tersangka Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU-PTPK tanpa ada LHAPKKN adalah tidak sah karena bertentangan dengan Putusan MK Nomor 25/PUU-XIV/2016 dan ketiga, perlu dibuat aturan tentang LHAPKKN sebagai syarat penetapan tersangka Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU-PTPK dalam UU-PTPK itu sendiri. Penelitian ini menyarankan kepada DPR dan Pemerintah untuk merevisi UU-PTPK dan membuat norma baru tentang LHAPKKN sebagai syarat penetapan tersangka Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU-PTPK.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62132
    Collections
    • Master of Law [1560]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV