Show simple item record

dc.contributor.authorPambayun, Sekar Utami Aprilia
dc.date.accessioned2026-05-05T03:48:15Z
dc.date.available2026-05-05T03:48:15Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62031
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wirausaha muda terhadap tingkat pengangguran di Daerah Istimewa Yogyakarta, serta menguji pengaruh variabel ekonomi makro lainnya seperti Produk Domestik Bruto (PDB), inflasi, dan tingkat pendidikan terhadap pengangguran daerah. Penelitian ini menggunakan data sekunder berbentuk data panel yang mencakup lima kabupaten/kota di Yogyakarta selama periode 2018–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan tiga pendekatan, yaitu Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM). Pemilihan model terbaik dilakukan melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier (LM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang paling sesuai digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM). Secara parsial, variabel wirausaha muda, PDB, dan tingkat pendidikan berpengaruh signifikan negatif terhadap tingkat pengangguran di Yogyakarta, yang berarti semakin tinggi jumlah wirausaha muda, pertumbuhan ekonomi, dan kualitas pendidikan, maka tingkat pengangguran akan menurun. Sementara itu, variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran selama periode penelitian. Secara simultan, model yang terdiri dari keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran, dengan nilai koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0,98, yang menunjukkan bahwa 98% variasi tingkat pengangguran dapat dijelaskan oleh variabel-variabel tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengembangan kewirausahaan muda merupakan strategi efektif dalam mengurangi pengangguran dan memperkuat ekonomi daerah. Wirausaha muda memiliki peran penting sebagai pencipta lapangan kerja baru, inovator ekonomi lokal, dan motor penggerak pertumbuhan ekonomi inklusif di Yogyakarta. Oleh karena itu, dukungan kebijakan dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta sangat diperlukan untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectWirausaha Mudaen_US
dc.subjectTingkat Pengangguranen_US
dc.subjectPDBen_US
dc.subjectInflasien_US
dc.subjectTingkat Pendidikanen_US
dc.titleAnalisis Peran Wirausaha Muda terhadap Tingkat Pengangguran di Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19313248


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record