Analisis Peran Wirausaha Muda terhadap Tingkat Pengangguran di Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wirausaha muda terhadap
tingkat pengangguran di Daerah Istimewa Yogyakarta, serta menguji pengaruh variabel
ekonomi makro lainnya seperti Produk Domestik Bruto (PDB), inflasi, dan tingkat
pendidikan terhadap pengangguran daerah. Penelitian ini menggunakan data sekunder
berbentuk data panel yang mencakup lima kabupaten/kota di Yogyakarta selama
periode 2018–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan
tiga pendekatan, yaitu Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan
Random Effect Model (REM). Pemilihan model terbaik dilakukan melalui uji Chow,
uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier (LM).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang paling sesuai digunakan adalah
Fixed Effect Model (FEM). Secara parsial, variabel wirausaha muda, PDB, dan tingkat
pendidikan berpengaruh signifikan negatif terhadap tingkat pengangguran di
Yogyakarta, yang berarti semakin tinggi jumlah wirausaha muda, pertumbuhan
ekonomi, dan kualitas pendidikan, maka tingkat pengangguran akan menurun.
Sementara itu, variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran
selama periode penelitian. Secara simultan, model yang terdiri dari keempat variabel
independen berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran, dengan nilai
koefisien determinasi (R
2
) sebesar 0,98, yang menunjukkan bahwa 98% variasi tingkat
pengangguran dapat dijelaskan oleh variabel-variabel tersebut.
Temuan ini mengindikasikan bahwa pengembangan kewirausahaan muda
merupakan strategi efektif dalam mengurangi pengangguran dan memperkuat
ekonomi daerah. Wirausaha muda memiliki peran penting sebagai pencipta lapangan
kerja baru, inovator ekonomi lokal, dan motor penggerak pertumbuhan ekonomi
inklusif di Yogyakarta. Oleh karena itu, dukungan kebijakan dari pemerintah daerah,
lembaga pendidikan, dan sektor swasta sangat diperlukan untuk memperkuat
ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.
Collections
- Economics [2656]
