Persepsi Khalayak Terhadap Representasi Maskulinitas Member Variety Show Running Man
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami konstruksi maskulinitas dalam media
hiburan, khususnya variety show Korea Selatan, Running Man. Dengan eksistensinya yang
memberikan pengaruh besar terhadap persepsi responden muda. Urgensi dari penelitian ini terletak
pada bagaimana khalayak perempuan memaknai representasi maskulinitas terhadap karakter laki-
laki dalam tayangan variety show Running Man. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana audiens perempuan memaknai representasi maskulinitas yang ditampilkan oleh dua
member yang ada sampai sekarang yaitu, Yu Jae Seok dan Kim Jong Kook. Dalam tiga episode,
yaitu episode 555, 559, dan 562. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
studi persepsi melalui wawancara mendalam terhadap lima orang responden perempuan berusia
21–23 tahun yang merupakan penonton aktif Running Man. Data dianalisis secara deskriptif-
kualitatif untuk menggambarkan persepsi masing-masing khalayak terhadap representasi
maskulinitas dalam tayangan tersebut. Persepsi khalayak terhadap maskulinitas dilihat dari jenis
permainan Running Man seperti kuis dan tarik tambang, momen, gaya berpenampilan, serta atribut
yang digunakan. Para responden memberikan persepsi bahwa representasi maskulinitas yang
ditunjukkan oleh Yu Jae Seok adalah laki-laki yang bisa memimpin, dominan, pintar, dan dapat
diandalkan. Sedangkan, Kim Jong Kook menunjukkan representasi maskulinitas sebagai laki-laki
jantan dan lebih kuat dari yang lain karena mempunyai fisik yang kuat dan berotot. Mayoritas
responden menilai bahwa maskulinitas adalah laki-laki yang kuat dan mempunyai fisik berotot.
Dengan demikian, para responden menilai Kim Jong Kook adalah seseorang yang lebih maskulin
dari Yu Jae Seok di ketiga episode tersebut karena meempunyai kekuatan dan penampilan fisik
yang beorotot.
Collections
- Communication [1422]
