| dc.description.abstract | Pembentukan karakter anak usia dini memerlukan pendekatan pembelajaran yang
memberikan pengalaman belajar bermakna, berpusat pada anak, dan terstruktur.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi pendekatan
Beyond Centers and Circle Time (BCCT) dalam upaya pembentukan karakter anak
di Kindy Afkaaruna Islamic School. Meskipun sekolah tidak menerapkan BCCT
secara utuh dalam bentuk sentra, prinsip-prinsip BCCT diadaptasi ke dalam
kegiatan pembelajarannya secara konsisten dan kontekstual.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Informan penelitian dalam penelitian ini merupakan informan yang
benar-benar memahami proses dan penerapan pendekatan pembelajaran tersebut.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Kemudian analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan Beyond Centers
and Circle Time dilakukan melalui tiga tahapan: perencanaan, pelaksanaan, dan
evaluasi. Selama proses pembelajaran, tampak bahwa kegiatan pembelajaran yang
dilakukan selaras dengan prinsip-prinsip BCCT seperti dialog interaktif, aktivitas
eksploratif, keterlibatan aktif anak, dan rutinitas yang terstruktur. Faktor
pendukung implementasi pendekatan BCCT meliputi pelatihan dan pengembangan
bagi para pendidik serta dukungan orang tua dalam penanam nilai-nilai karakter.
Adapun faktor penghambatnya yaitu tantangan menghadapi mood peserta didik
yang fluktuatif. Implementasi ini berkontribusi pada pada kemandirian dan
disiplin, sementara nilai karakter pada AVCE lainnya telah diupayakan dan mulai
berkembang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Nilai-nilai yang
diupayakan pada 8 AVCE (Afkaaruna Value Character of Education): shiddiq,
ikhlas, tahammul, disiplin, kemandirian, adaptasi, kepemimpinan, dan komunikasi.
Temuan ini menunjukkan bahwa Beyond Centers and Circle Time dapat
diimplementasikan secara fleksibel dan kontekstual tanpa kehadiran sentra formal,
selama prinsip dasarnya tetap | en_US |