Analisis Implementasi Komunikasi Pemberdayaan pada Program Desa Prima dalam Meningkatkan Kesejahteraan Anggota di Desa Wedomartani
Abstract
Program Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) yang diinisiasi oleh DP3AP2
Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan upaya untuk meningkatkan partisipasi,
produktivitas, dan kesejahteraan kaum perempuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis
implementasi Program Desa Prima Kartini di Desa Wedomartani dalam meningkatkan
kesejahteraan anggota dan komunikasi pemberdayaan yang dijalankan, serta
mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian
menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan paradigma post positivisme. Data
dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui
reduksi data, penyajian data, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Program Desa Prima Kartini pada periode 2019 – 2024 memberikan dampak positif terhadap
kesejahteraan ekonomi dan sosial anggota. Peningkatan pendapatan, penguatan modal
sosial, tumbuhnya kepercayaan diri, serta meluasnya peran perempuan dalam pengambilan
keputusan tidak hanya dipengaruhi oleh pelatihan dan bantuan material, tetapi didukung oleh
komunikasi pemberdayaan yang berlangsung secara transaksional, interaktif, dan
partisipatoris. Komunikasi pemberdayaan dijalankan melalui tahapan penyadaran,
pengkapasitasan, dan pendayaan, yang memungkinkan anggota terlibat aktif dalam proses
belajar, pengambilan keputusan, dan pengelolaan kegiatan kelompok. Faktor yang
mendukung jalannya Desa Prima Kartini adalah dukungan aktif dari Pemerintah Kalurahan,
adanya program rutin, struktur kepengurusan dan AD/ART yang jelas, kuatnya modal sosial,
tersedianya ruang penyimpanan, dukungan masyarakat untuk program sampai akses dana
yang memadai. Adapun faktor penghambatnya adalah ketidaksiapan dalam pemasaran
digital, ketiadaan ruang pamer, dokumentasi kegiatan yang tidak diarsipkan secara terpadu,
penurunan semangat anggota, pelatihan yang hanya fokus pada teknis produksi tanpa
menekankan aspek manajerial sampai ketergantungan pada satu atau beberapa komoditas
dengan topik pelatihan yang belum menyeluruh.
Collections
- Communication [1408]
